AES#52 Dia Bisa Kenapa Aku Gak?

Disini, siapa yang pernah membaca kisah hidup seorang tokoh inspiratif? Kadang, beberapa fase dalam tokoh tersebut cukup mengejutkan ya, misalnya kita bisa aja tidak percaya kalau sosok yang sangat dikenal itu pernah merasa malas atau mengalami hal yang cukup menyedihkan, sama seperti yang pernah kita alami. Tokoh seperti Albert Einstein aja, pernah tidak naik kelas. Jangankan tokoh terkenal, coba tanya ke orang-orang terdekat kalian, pasti pernah kenal seseorang yang rasanya tuh sekolah seperti malas-malasan tapi bisnisnya sukses banget.
Nah, karena sering menemukan kisah-kisah seperti ini, kita pasti pernah berpikir "apakah aku keluar aja kali ya, barangkali bisa sukses kayak dia" atau "gapapa deh nilai segini, toh si A nilainya jelek tapi masih bisa bisnis atau setidaknya masih bisa makan", dan lainnya. Kalau dipikir-pikir, kasus ini masih berhubungan dengan comfort zone loh. Bentuknya juga ga selalu dalam keluhan-keluhan seperti itu, bisa aja kita jadi sangat mengikuti pilihan-pilihan hidup seseorang yang kita kagumi. Idola kami pernah belajar X kamu jadi mau belajar hal itu. Idola kamu pintar di satu bidang, kamu juga jadimemaksa dirimu untuk bisa di bidang tersebut.
Tindakan semacam itu memberikan rasa aman bagi kita. Umumnya, bagi seseorang yang belum ada gambaran akan keinginannya yang sebenarnya, tapi merasa tertekan karena merasa apa yang dianggap berharga oleh masyarakatnya belum tercapai. Fenomena ini disebut IDENTIFIKASI.
Identifikasi terjadi pada seseorang jika orang lain merepresentasikan karakteristik atau nilai-nilai yang dianggap berharga oleh masyarakat: misalnya tokoh idola memiliki sesuatu yang diinginkan oleh pengemar. Hal ini secara umum terjadi pada remaja karena masih dalam fase pencarian jati diri. Tapi, yang dibahas kali ini adalah dalam konteks remaja yang bukan menggemari idola pop yaa, tetapi tokoh yang menginspirasi.
Balik lagi ke contoh awal, kamu merasa kurang pada satu bidang tetapi sangat ingin mendapat penghargaan jika kami berhasil di bidang tersebut. But you know you will fail eventually. Ini memberikanmu semacam permission untuk mencari kisah hidup seseorang yang gagal pada bidang yang sama tapi berakhir sukses.
Tapi apakah itu bermanfaat untukmu? Belum tentu, kamu bisa aja malah stagnan. Gak berusaha keras lagi dan lagi sampai berhasil, dan gak coba hal lain yang belum pernah dicoba yang mungkin lebih cocok dengan dirimu. Kalau kamu pengen sukses di bidang yang sama seperti idolamu boleh saja kok. Tapi jalan setiap orang berbeda. Jadi kamu gak perlu menghukum diri sendiri kalau tidak berhasil dan tidak perlu menghukum orang lain yang berhasil, terlebih karena usaha dan latar belakang setiap orang berbeda. Intinya, jalan hidup setiap orang itu berbeda.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES#254 Kegiatanku
Saat ini aku sedang bekerja di salah satu tempat yang mengharuskan aku bertemu dengan banyak orang. Hal ini menuntutku untuk bisa profesional, jadi fokus dengan pekerjaan yang sedang aku lakukan dan tidak membawa masalah lain ke sini. Ya sebetulnya hal ini tidak hanya berlaku disini yaa, dimanapun…
AES#253 Work Life Balance
Memiliki work life balance merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana kita mengatur kapan harus beristirahat dan kapan harus fokus bekerja, menjadi hal yang sangat penting, meskipun seringkali sulit untuk bisa disiplin dengan diri sendiri. Bisa sih mengingatkan orang lain untuk mengambil istiraha…
AES#252 Waktu
Ternyata benar kalau usaha tidak akan mengkhianati hasil. Memang terkadang suatu hal terjadi tidak selalu sesuai dengan rencana kita, tapi percayalah bahwa suatu saat nanti, usaha yang kita lakukan akan terbayar dengan hasil yang baik pula. Selama di KPB, aku menyempatkan banyak waktu untuk ikut on…
