AtomicEssay

AES53 Kuy!

wulan bubuypenulis arsip2

Uyah tara tees ka luhur sebuah ungkapan yang artinya setara dengan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Mungkin sebetulnya kondisi itu karena anak-anak melihat dan meniru. Apa yang dilihat setiap hari otomatis menjadi kebiasaan dan membudaya. Pantas saja ajakan berupa contoh memiliki efek luar biasa besar dibanding sekedar ucap.

Obrolan tadi di meja makan saat berbuka lagi berpusat ke masa kecil Ibuku. Konon, salah satu adik Ibuku terinspirasi olehnya, harus juga jadi juara. Sedangkan Ibuku terinspirasi oleh kakaknya (katanya kalau ceuceu bisa, saya juga harus bisa), sayangnya karena Apa (panggilan untuk bapak dari ibuku) gak sanggup membiayai dua orang sekaligus di kedokteran, Ibuku mengambil pilihan kedua, elektro.

Aku selalu terkagum mendengar cerita beliau, bagaimana Nenek dan Kakekku membesarkan delapan anak dalam situasi saat itu. Pernah ada kalanya mereka duduk dimeja makan dan membagi makanan seada-adanya. Tentu, tetap ada hal-hal menyenangkan lainnya, seperti kebiasaan berkumpul untuk saling bertanya apa kesulitanmu seminggu ini, dan lalu apa yang dibutuhkan untuk seminggu ke depan? Ke-delapan anak bergantian untuk berbicara dan saling memberi saran. Aku jadi inget cerita dalam novel klasik 'Little Woman'. Begitulah keluarga terbentuk, untuk saling menjaga yang kukenal dengan silih asih, silih asuh, silih asah.

Sempat aku menanyakan apa karena anaknya banyak jadi bisa seperti itu? Sebab, tidak dipungkiri juga adanya sedikit kekhawatiran tentang anak semata wayang ini. Tetapi aku menepisnya dengan peribahasa diatas, seperti menantang "Mana yang lebih kuat nih?" Kalau memang yang terbangun dalam rutinitasnya adalah kemampuan untuk terus berjuang apapun yang terjadi, rasanya kemandirian serta kedisplinan akan juga terbentuk, bukankah begitu?

Aku jadi memikirkan ulang sudah sebanyak apa aku memberi contoh baik untuk ditiru? Tentu, aku menyadari untuk mengubah diri butuh lebih dari sekedar mau. Derr ah, Buy! 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES39 Menyapa Rindu

Cerah pagi ini menemani aku yang berkendara menuju Mesri. Jalanan belum terlalu padat, sehingga cukup enak untuk dilalui dengan tidak terburu-buru. Ibuku duduk disamping dan menanyakan satu hal menarik tentang selera musikku. Mungkin baginya terdengar baru padahal kubilang ini sudah berlangsung cuk…

wulan bubuy20
AtomicEssay

AES37 Membereskan yang Belum Selesai

Beberapa hari lalu aku memutuskan untuk beres-beres di rumah. Beres-beres yang kumaksud adalah memilah mana barang yang masih bisa kuberikan kepada orang lain dan mana yang sudah saatnya diucapkan selamat tinggal. Momen beres-beres atau declutter (hm, sejujurnya aku mulai akrab menggunakan kata ini…

wulan bubuy20
AtomicEssay

AES 1540 Sebuah Perayaan

Kenapa topik kematian menjadi sebuah hal yang paling jarang diperbincangkan dan menjadi semacam hal yang tabu? Saya tidak terlalu mengerti jika itu dikaitkan dengan semacam rambu-rambu dalam hubungan sosial, tapi jika saya menyelami pengalaman pribadi, terutama akhir-akhir ini saya sangat lekat dal…

joefelus40