AtomicEssay

AES53 the little things

innocentiainepenulis arsip2

Sewaktu akan menulis, banyak hal mondar-mandir di kepala, tapi tak kunjung tertuang. Stuck. Kenapa? Bisa karena ga cukup tahu untuk bisa dituliskan, marasa ga cukup penting untuk disampaikan, atau malah kepanjangan. Merumuskan jadi 250 kata kok sulit, jadi lama. Seperti rikuesnya @mamakuri tentang 7 tahun kedua.. sabar ya bu. Panjang ternyata, perlu diolah dulu supaya ringkas, juga supaya yang nunggu lebih deg-degan :D . Kadang juga merasa ruminasi, topiknya kok itu lagi-itu lagi, bosan tapi terus dikunyah (pertanda ada yang belum selesai mungkin ya). Atau merasa topiknya terlalu receh haha.. kata ka Andy sih ga ada yang ngitung kok.. Mungkin karena membandingkan diri.. teman-teman kalo menulis bahasannya wow. Akhirnya mendorong diri supaya PD aja, dan supaya konsistensi tidak terputus.

Jadi.. mari mulai dengan pengalaman tadi siang. Berangkat dari kegemasan, ketika makan bersama, tapi teman makannya asik sendiri dengan gawai. Diumpan pertanyaanpun menjawab tanpa melepas pandangan dari gawainya. Hmm ga ok nih.. dorongannya langsung nyentil, minta menyimpan gawai. Tapi mendeteksi grafik kegemasan masih tinggi, bisi jadi panjang, nyinyir, lalu menyesal. Pasti segera berhenti sih, tapi suasana pun biasanya malah jadi krik.. krik.. Jadilah kembali mencoba melempar umpan lagi.

Bila makan sendirian, aku juga masih sering makan sambil melakukan hal lain sih. Baca buku, menulis, cek gawai, manteng kerjaan, bikin catatan belanja, atau lainnya. Kalau diingat, awalnya memang sengaja mencari kegiatan supaya tidak terlalu terasa sendirinya. Dampaknya memang jadi jauh dari menikmati, asal makan saja. Kalau ditanya, “mama tadi siang makan apa?” seringnya perlu mikir dulu.. haduh.. Apa hanya saat makan? Bagaimana dengan kegiatan lain seperti mandi, nyupir, meneguk kopi, nyuci, nyapu.. kegiatan-kegiatan sudah sangat biasa dilakukan, tidak perlu dipikirkan? Seringkali dikerjakan saja tanpa menaruh perhatian lebih. Yang penting sudah beres dikerjakan.

Lalu teringat pernah membuat catatan tentang hal ini di blog terdahulu beberapa tahun silam, saat istilah ‘mindfulness’ sedang viral. Aha.. jadi diingatkan kembali pentingnya mindfulness, sekaligus dapat membandingkan diri. Sepertinya aku tidak lagi separah waktu itu. Meski situasi tidak banyak keluar rumah karena pandemi ini sebenarnya juga sangat membantu mengurangi keriweuhan di keseharian. Tapi ternyata masih banyak juga kegiatan yang belum dilakukan dengan perhatian utuh. Jadi perlu mengingatkan diri untuk sesekali berhenti, mengajak diri untuk menyadari saat ini, apa yang sedang dilakukan, ada siapa dan apa yang terjadi di sekitar. Hari-hari akan berwarna. Kalau kata Leo Babauta, “Savor the Little Things. They can be incredible. And life won’t pass you by as quickly as it normally does, which will be a good thing.”

Komentar (2)

joefelus
Ini juga bahasanya Wow, kok kak Ine :) dan saya juga menyebut @mamaKuri di essay saya, malah dijadiin judul. Sepertinya Mamakuri ini sosok beken ya? hahaha
innocentiaine
nuhun pak Jo :) Iyaa, hehe mamakuri memang produktif & serba bisa..

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES182 Kolaborasi Buku Anak

Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

innocentiaine11
AtomicEssay

AES181 Terima Kasih!!

Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

innocentiaine100
AtomicEssay

AES180

Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…

innocentiaine20