AtomicEssay

AES55 Membeli Barang

reginamirdanpenulis arsip2

Pengelolaan keuangan. Sudah bertahun-tahun aku belajar dan mencoba mengaplikasikan berbagai macam metode, namun belum saja menemukan yang pas.

Mungkin bukan metodenya tapi akunya. Pola pikir dan kebiasaanku yang sepertinya harus ku rubah bukan metodenya. 

Lalu aku mencoba membaca sebuah buku berjudul “The Psychology of Money” karyanya Morgan Housel, dalam bukunya ia menyampaikan tentang bagaimana cara ekonomi bekerja. Walaupun dengan pendekatan investasi saham, aku sebagai orang yang hanya sedikit tahu tentang saham bisa tetap mengambil maksud dari tulisannya. 

Beberapa hal diantaranya yang sangat ngena di aku ialah bahwa kekayaan adalah harta yang tidak di belanjakan. Dulu aku berpikir bahwa aku harus beli barang ini biar keliatan kaya, tapi ternyata itu pikiran yang salah. Justru yang tidak terlihat oleh orang lain adalah kekayaan kita, saldo rekening misalnya. Dalam bukunya ia menceritakan saat seseorang melihat orang lain menyetir mobil mewah, ia akan terpesona oleh mobilnya bukan orangnya. Ia ingin memiliki mobilnya bukan orangnya. 

Dari sana aku pelan-pelan mencoba untuk mengurangi belanja barang apalagi bila sekedar untuk ke-aestetic-an, hal ini aku barengi dengan pendekatan gaya hidup minimalism. 

Begini kira-kira mekanisme saat aku mulai menginginkan sebuah barang

  1. Aku akan mencari minimal 2 kegunaan barang tersebut. Barang itu harus multifungsi (bila tidak ketemu 2, aku akan menunda membelinya)
  2. Dua kegunaan tadi akan kucoba dengan barang-barang yang sudah kupunya (bila masih bisa digantikan yang lain, akan kutunda)
  3. Karena aku tinggal di kost aku akan memikirkan apakah barang ini ngeribetin pas pindahan? (Kalau iya, tidak akan ku beli)
  4. Bila sudah lolos semua tahap di atas, aku akan memberikan jeda setidaknya seminggu (aku tidak ingin berbelanja saat keinginanku menggebu-genu, biasanya aku akan menyesal). Biasanya yang terjadi aku akan merasa barang itu tidak terlalu kubutuhkan dan berakhir dengan tidak membeli barang apapun. 

Mekanisme ini cukup efektif untukku, karena aku jadi bisa menghemat biaya belanja barang-barang yang sebenarnya tidak perlu. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES115 Efisiensi

Sedikit bercerita tentang sebuah “budaya” di angkatan 7 KPB, yang sekarang menginjak kelas 12. Waktu hening dan doa adalah cara kami memulai hari. “Buka kelas” kami kerap menyebutnya, satu orang akan memimpin dalam prosesnya. Lucunya, setiap hari kami selalu bergelut dengan pertanyaan “siapa yang m…

reginamirdan10
AtomicEssay

AES114 Berjalan Lebih Jauh

Berjalan kaki, rutin yang selalu kujaga setiap hari. Aku mengawali dan mengakhiri hari dengan berjalan kaki. Berangkat dengan berjalan kaki, membuatku punya waktu untuk menyadari kembali tujuan-tujuan hari ini. Pulang dengan berjalan, membuatku punya waktu untuk merenungkan apa saja yang terjadi ha…

reginamirdan10
AtomicEssay

AES113 Angin itu Punya Siapa?

Aku duduk termenung di sebuah kursi panjang untuk menunggu giliran ber-mandala bersama teman-teman KPB. Udaranya cukup menyenangkan, tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Ada angin yang beberapa kali menyapa dan menorehkan kesegarannya. Lalu aku melihat keatas, melihat daun-daun yang tert…

reginamirdan31