AtomicEssay

AES56 Kisah si Tazos

wulan bubuypenulis arsip2

Di perjalanan pulang mengantar anakku temu kakak, aku mampir sebentar ke toko swalayan untuk membeli beberapa keperluan rumah tangga. Ketika menerima struk pembayaran aku 'dihadiahi' stiker yang katanya jika dikumpulkan sampai beberapa buah bisa punya kesempatan untuk tebus murah produk yang sedang dijadikan promo oleh toko tersebut. Lalu aku bercerita pada anakku kalau sewaktu kecil dulu juga suka ada tuh kupon-kupon undian terselip di makanan ringan. Konsepnya mirip-mirip, mengumpulkan nama produknya nanti dapat hadiah. Anakku mengingatkan aku kalau dia juga pernah mengumpulkan kartu boboiboy dari coklat yang kata iklan di tahun 90'an sih nikmat coklatnya lebih panjang dan lama rasanya. Kalau dipikir-pikir sekarang geli juga ya hanya demi mainan dibelain beli jajanan yang kadang dihabiskannya pun perlu bantuan teman, biar rame aja gak makan sendirian. 

Lain halnya dengan anakku, aku juga dulu pengumpul tazos, ntah sampai berapa puluh aku mengkoleksinya. Kalau ada yang sama dipisahkan dan siap dibawa ke sekolah, ke rumah teman di sekitar rumah jadi ajang tukar menukar koleksi. Selain tazos aku juga mengumpulkan beberapa mainan juga terkecuali yang undian-undian itulah, karena aku yakin gak mungkin menang. Nah, ternyata aku baru tahu kalau di market place itu banyak yang jual tazos, bahkan dari beberapa seri, yang paling kuingat serinya pokemon. 

Makin geli saja rasanya, tapi ya mungkin hal-hal begini bisa jadi berharga meski aku masih bertanya-tanya sih siapa yang mau beli hari gini? Tetapi mana mungkin banyak yang jual kalau gak ada yang beli yakan? Ntahlah. 

Bagiku sendiri mengenang cerita itu selalu menyenangkan dan anakku selalu terhibur kalau aku ceritakan jenis-jenis permainan yang aku sering lakukan bersama teman semasa kecil. Kubilang padanya mumpung masih kecil cobalah banyak hal, kapan lagi kan bisa coba segala hal kalau gak di masa kecil? Maksudku, semakin dia mau mencoba semakin kaya dirinya akan referensi. Dan nanti ketika sudah dewasa kenangan itu akan juga jadi cerita yang menghangatkan hati. Seperti tazos dan hadiah-hadiah lainnya itu. Meski mungkin disaat itu lebih banyak manfaatnya untuk menjalin pertemanan ya bagiku, karena jadi bisa punya alasan main jauh-jauh demi sebuah koleksi. Kebayang kan? Sudah seperti hobi yang bernilai tinggi saja padahal cuma hadiah dari sebungkus makanan ringan. 

Ah, dan aku pernah juga beli beberapa bungkus sekaligus dengan niat dapat banyak nih, ternyata pas dibuka eh kembar gambarnya. Kecele hihihi... 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES99 Suaka Paling Nyaman

Empat bulan kurang lima hari sejak anakku boarding, akhirnya aku mulai menemukan pola rutinku sendiri setelah beberapa saat aku seperti orang yang lagi belajar juggling. Apa kata yang tepat ya? Riweuh? Iya, riweuh berujung rudet. Dan baru aku tersadar kalau ternyata selama ini rutinitas yang aku la…

wulan bubuy44
AtomicEssay

AES98 Melihat Sisi Positif

Tulisan ini berawal dari beberapa hari lalu aku dikirimin sebuah video yang bagiku terasa begitu menyayat hati, tentang seorang ayah yang menyuruh anaknya untuk membuang medali dan menyobek lembar sertifikat lomba yang diraihnya. Menurut sumber yang mengirimkan video, perlakuan itu karena sang anak…

wulan bubuy22
AtomicEssay

AES97 Gerbang Kisah

Dua pekan yang lalu, sebelum jadwal penjengukan, akhirnya aku dan anakku bisa berbincang lewat gelombang suara. Lucu juga rasanya, padahal kesempatan seperti ini relatif longgar, tapi tetap saja menjadi sebuah momen yang ditunggu-tunggu. Di akhir pembicaraan, anakku bilang, ‘Bu, inget kan tulisan d…

wulan bubuy42