self development

AES57 Puisinya atau Tulisannya?

finsjournalpenulis arsip2

WhatsApp Image 20220207 at 07.38.50.jpeg

Sebuah gambar quote yang dikirim Kak Andi di suatu pagi, seketika menyadarkan saya akan suatu hal yang sedang bergumul dalam batin dan benak.

Bagaimana tidak, memasuki sebuah lingkungan baru membuat saya otomatis menyesuaikan diri dengan budaya dan kebiasaan di tempat tersebut. Sama halnya dengan tempat kerja.

Di awal saya bergabung dengan Semi Palar, mengamati sekitar, kemudian muncul pertanyaan dalam diri, Apakah saya bisa? Apakah tempat saya disini? Apakah saya akan mengecewakan diri dan orang disekitar? Dan masih banyak yang lainnya.

Pertanyaan-pertanyaan itu membuat saya 'bekerja keras' untuk bisa 'mengejar' Kakak yang sudah lebih lama di SmiPa.

Sampai akhirnya beberapa momen berdatangan silih berganti, hingga gambar di atas yang mematahkan pemikiran saya selama ini. Kemudian muncul pertanyaan berikutnya, Untuk apa saya mengejar mereka? Kenapa saya harus mengejar mereka? Bukan ini yang esensial...

Kembali melihat ke dalam diri. Saya adalah saya yang sekarang berpijak di bumi di titik ini. Saya adalah saya yang sedang belajar dari awal. Saya adalah saya yang sedang mencoba mengukur kapasitas diri. Kenapa saya harus mengejar orang lain... Kenapa saya harus seperti orang lain... Kenapa saya harus menjadi seperti orang lain...

Gambar itu mengingatkan kembali pada hakikatnya diri, pada proses pencapaian diri, pada apresiasi diri...

Tetaplah menjadi diri sendiri dengan segala keunikan yang dimiliki! Tetaplah berusaha menjadi diri yang lebih baik dari sebelumnya! Itulah esensinya...

Tidak mengapa ketika orang lain menganggapnya berbeda... Saya berikan saja puisi ini kepada mereka...

Sabar...

Aku masih dalam proses belajar...

Tidak semua harus menjadi benar...

Membuat kesalahan masih sangatlah wajar...

Tidak semua hal bisa didapatkan instan

Perubahan tidak perlu dibayar kontan

Menikmati proses dan waktu

Seperti air hujan yang menetes perlahan di atas batu

Aku tak tahu jika harus menghitung minggu

Yang kau butuhkan hanya menunggu

Maaf, jika puisi ini membuatmu ingin menulis komen...

Aku hanya ingin menikmati setiap momen...

The End.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES048 Blockage

Berhasil menemukan setelah mencari, pertama-tama pastinya membawa kelegaan. Bagai beralih dari moda simpatetik ke parasimpatetik, seketika kelegaan itu seperti menciptakan ruang yang segera teraliri sesuatu sehingga memberi kenyamanan. Baru saja pengalaman itu hadir setelah sejak pagi nyeri di peru…

yulitjahyadi20
AtomicEssay

AES44 Mengenal dan Mencintai Diri

Saya membuka diskusi di kelas daring pagi ini dengan meminta kesediaan teman-teman Gatrik untuk menceritakan tentang dirinya. Seseorang berinisiatif untuk jadi orang pertama yang bercerita. "Kak, aku baru tau kalau lingkar kepalaku hanya beda 2 cm dengan lingkar perutku.", "Kak, karena Di penasaran…

finsjournal140
AtomicEssay

AES815 WHO AM I?

Who Am I? Siapakah saya? Pernahkah kita betul-betul merenungkan hal ini? Kalau kita bicara tentang eksistensi manusia, tidakkah pertanyaan ini adalah pertanyaan yang terpenting? Sebelum lebih jauh, punten saya simpan satu video lagi di bawah ini. Tulisan-tulisan saya belakangan ini memang jadi repo…

Andy Sutioso11