Atomicessaysmipa

AES59 Festival Literasi

yantisuryanii7penulis arsip3

Saya suka dengan pertemuan-pertemuan. Rasanya selalu menyenangkan, ketidaktahuan kita mengantarkan hal tak terduga penuh kejutan.

Festival literasi tahun ini, menjadi festival literasi pertama saya di sekolah. Menyenangkan bisa melihat binar mata setiap anak-anak yang masuk ke dalam dongeng, bergerak, melompat, bahkan terpana mendengar setiap cerita. Begitupun saat anak-anak penuh semangat mencari buku-buku kesukaan.

"Aku senang sekali, hari ini punya buku baru!" ungkap seorang anak sambil melompat. Keceriaan lain terlihat saat mereka melihat buku miliknya bertemu pemilik baru "Waahh itu buku aku! itu buku aku, loh!" ungkapnya dengan binar mata yang tak kalah menyala. Ataupun saat mereka memerlakukan buku dengan sangat baik, "ini copot sedikit gpp, nanti bisa dilem" sambil mengenggam buku kesukaan. 

Festival literasi kali ini benar-benar mengajarkan saya untuk melihat hal-hal sederhana dengan lebih dekat dalam dekap. 

Melihat anak-anak mengenali kesukaannya dan memilih buku yang mereka mau, jadi hal istimewa.

Merasakan tawa dalam kehangatan setiap pertemuan baru, jadi hal istimewa.

Memasuki dunia imajinasi mereka dalam cerita, menjadi hal istimewa

Merayakan kebersamaan di bawah atap pendopo, jadi hal istimewa.

Menjadi kosong dan tak tahu apa-apa itu istimewa, selayaknya anak-anak yang tak pernah kuatir akan hari esok. Tapi mereka memandang setiap hari seperti pelangi penuh warna. Mereka hadir, menikmati moment dengan utuh. 

2 hari ini istimewa dalam segala kesederhaannya, teman-teman kecilku lagi-lagi mengajarkan hal besar. Dalam berbagi, percaya, dan menikmati setiap kesempatan yang hadir dengan sederhana.

Festival literasi menjadi ruang ajaib untuk proses mengenal diri, mengenal kesukaan, hingga menumbuhkan kegemaran membuka dan menyapa setiap cerita dalam buku-buku. Ini hal besar yang terbalut lembut dalam kesederhanaan penuh cinta. Ini berharga, teramat berarti. 

"Horreee!! hari ini seneng banget!" ungkap seorang anak sambil memeluk. Ini istimewa, teramat istimewa

Terima kasih,

Peluk sayang semuanya

RUMAH BELAJAR SEMIPALAR

FESTLIT, 23-24 Februari 2023

Komentar (2)

innocentiaine

Horeee juga dan peluk sayang serta terima kasih ka Yantiii

yantisuryanii7

Yipppiiii, dengan senang hati, Kak Ine. Terima kasih juga Kak Ine untuk cinta yang tertuang untuk kegiatan Festlit ini

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Atomicessaysmipa

AES58 Senang dan Tenang

Senang dan Tenang Tak semua senang hadir menjadi tenang, dan tak semua tenang bersambut bersama senang. Tapi hari ini senang hadir bersama tenang. Senang bisa menulis bersama dalam tenang yang menaungi. Juga tenang hadir memeluk bersama angin menjadi senang yang menghangatkan. Senang dan Tenang had…

yantisuryanii730
Atomicessaysmipa

AES01 Rungu

Suara angin dari telinga kiri, seruan anak-anak dari telinga kanan. Bunyinya berbeda, tapi mungkin mereka bicara dengan bahasa yang sama. Anak-anak menerjemahkan kebebasan angin, sementara angin menerjemahkan nyanyian yang berhamburan dari mulut anak-anak. Percakapan Kak Yanti dan Naluri dari telin…

salamatahari32
Atomicessaysmipa

AES61 JARIK

Beberapa hari yang lalu saat bersambang ke Dieng, ditengah-tengah cuaca berangin dan sangat dingin. Kami berjalan berkeliling rumah warga, sambil memerhatikan rumah-rumah warga. Terlihat rumah beralas dan dinding kayu sudah tak banyak. Hanya beberapa rumah khas daerah yang masih berdiri tegak. Kata…

yantisuryanii720