AtomicEssay

AES67 Ditelan Waktu

matheusaribowopenulis arsip2

Hari-hari ini Kemalasan seperti mengupas kulitku. Ia kusambut dengan berjalan mencari mulut sang waktu. Kehendak si Menunda memberiku lengan untuk membuka selebar-lebarnya mulut waktu. Di hadapan waktu yang menganga, Kemalasan dan Menunda bekerjasama mengikuti aba-aba dari pikiranku sendiri.


1, 2, ... tepat pada hitungan ketiga sepenuhnya ku ditelan waktu. Mulut waktu tak perlu banyak bekerja, sebab ku telah hancur sebelum dikunyah. Lorong resah memijat beban-beban pikiranku agar semakin lancar menuju lambung. Asam di lambung tak lebih menyiksa daripada penyesalan-penyesalan yang mendorong gundah ke uluh hati dan menekan dada, paru-paru, juga jantung kehidupanku. 

Sekarang, ku sedang meminta tambahan waktu pada sang waktu. Biar kucerna lebih halus semua ini. Meski nanti mengeluarkan bau, tetapi lega memang sering mewujud hirupan-hirupan panjang yang memenuhi dan embusan yang kembali mengosongkan. Tetapi kusenang ditelan waktu.

Gambar: https://radarmadiun.jawapos.com/cerpen/804481009/tokoh-wayang-nama-para-dewa-batara-kala-raksasa-yang-terlahir-di-lautan

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 102 Berbagi Jalan

MengALAMI kembali pengALAMAN intens bersepeda di jalanan Bandung sebulan ini, gagasan utopisku tetiba muncul. Bahwa mungkin dengan naiknya tren bersepeda serta konsistennya kami, BaikSirkel dalam mengisi ruas-ruas jalanan kota dengan sepeda, akan TURUT MEMELANKAN RITME KOTA YANG RASANYA SEMAKIN TER…

matheusaribowo22
AtomicEssay

AES 101 Kembali ke Akar?

Frasa "Kembali ke Akar" akan selalu menjadi pertanyaan yang menarik untuk diuji dan dicerna di lambung pikir dan rasa. Pada sebuah hari yang santai, karena memang begitu hari-hariku kini, tetiba panggilan suara berkunjung ke gawaiku atas nama Bayu Mango. Dari balik telepon itu tertangkap sehelai pe…

matheusaribowo30
AtomicEssay

AES 100 Sampai

Sampailah kita pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa, mengantarkan Kawan Marwas ke depan pintu gerbang petualangan dan jenjang baru, kelas 4. Tak lupa juga jenjang lain yang pernah bertualang bersama dan berbagi kegembiraan. Bersamaan dengan ini, berakhir pula masa bakti saya sebagai te…

matheusaribowo22