AtomicEssay

AES70 perihal bahasa 2

innocentiainepenulis arsip2

Masih tentang bahasa Indonesia. Hampir semua orang yang bersekolah pasti mendapat pelajaran bahasa Indonesia. Tapi kok sepertinya jarang ada yang nempel. Lebih banyak terjadi, nilai untuk bahasa Inggris jauh diatas nilai bahasa Indonesia. Padahal sudah jelas bahasa Indonesia lebih mudah daripada bahasa Inggris. Bahkan bagi orang-orang yang tinggal di kota, tentunya langsung menggunakan bahasa Indonesia ketika belajar bicara, bukan lagi bahasa daerah. Saya sendiri juga demikian. Kalau diingat lagi, tidak ada ketrampilan berbahasa yang melekat mantap saat selesai sekolah dasar. Yang paling dikuasai hanya membaca, itupun karena suka. Atau menyimak karena memang itu yang dilakukan sepanjang hari di sekolah. Tapi kemampuan menulis dan bicara, seadanya saja, bahkan cenderung merasa kesulitan. Keduanya adalah kemampuan menyampaikan wawasan, menyampaikan pesan yang esensial, hingga dapat dipahami. 

bahasaIvanLanin2.jpg

Kembali ke Ivan Lanin, pemerhati dan pencinta bahasa Indonesia, konon butuh waktu 4 tahun baginya untuk dapat mengubah kebiasaan mencampur bahasa. Diawali saat mulai menulis untuk Wikipedia Indonesia. Ketika itu baru menyadari sulitnya menulis dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Ia pun menemukan banyak hal menarik untuk dicari tahu lebih lanjut. Semisal kata ‘mengaji’ dan ‘mengkaji’ memiliki kata dasar yang sama tapi artinya jadi berbeda. Atau perlunya penggunaan huruf besar pada kata Anda, tapi tidak pada kata ganti orang lainnya seperti saya atau kamu. Wah aku juga baru tahu. Menambah bukti kurangnya perhatian yang menjadi ketidaktahuan. Sempat tahu bahwa sekarang, sejak 2015 yang berlaku adalah PUEBI, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, bukan lagi EYD. Tapi lagi-lagi kurang memperhatikan apa saja yang jadi perbedaan antara EYD dan PUEBI. Baru sedikit demi sedikit tercerahkan karena info-info yang diterbitkan di media sosial. Mudah-mudahan jadi menyadari dan lebih rajin menengok PUEBI dan KBBI supaya jadi tahu..

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES182 Kolaborasi Buku Anak

Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

innocentiaine11
AtomicEssay

AES181 Terima Kasih!!

Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

innocentiaine100
AtomicEssay

AES180

Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…

innocentiaine20