AES738 Tidak Pernah Sama

Entah apakah ada yang memperhatikan atau tidak, buku Cahaya Bintangku - buku rapor pendidikan ala Smipa tidak pernah tampil sama. Kami selalu berusaha mengubah beberapa hal terkait buku Cahaya Bintangku. Yang pertama tampilan cover (sampul) tidak pernah sama. Desainnya selalu berubah. Bagi rekan orangtua yang putra-putrinya sudah cukup lama bersekolah di Semi Palar bisa membandingkan tampilan sampul Buku Cahaya Bintangku yang selalu berbeda.
Kedua, di semester pertama, kami selalu berusaha menuliskan kata pengantar - yang isinya diharapkan selalu kontekstual - setidaknya dengan tema besar yang dibawakan di dalam Tahun Pendidikan yang sedang berjalan. Dengan demikian kata pengantar Rapor Smipa dari tahun ke tahun juga selalu berbeda.
Lembar foto anak juga berbeda. Semi Palar tidak pernah menggunakan pas foto sebagai identitas visual anak-anak di halaman identitas rapor - tapi kami selalu minta kakak-kakak memilihkan satu foto anak yang sedang melakukan sesuatu, sedang belajar, sedang berkegiatan di Semi Palar. Bagi kami pas foto adalah sekedar data visual - wajah anak, hanya itu. Anak-anak di Smipa yang ditampilkan dalam Buku Cahaya Bintangku adalah gambaran anak Smipa yang sedang berproses, sedang belajar, sedang bertumbuh kembang, Dari waktu ke waktu, foto anak-anak di Smipa akan menggambarkan catatan visual tentang mereka yang sedang bertumbuh kembang, mendewasa. Demikianlah kami memaknai hal tersebut.
Kenapa kami memilih melakukan hal-hal tersebut. Sesederhana agar kami, dari waktu ke tahun tetap berada dalam titik kesadaran tertinggi bahwa rapor Smipa adalah sesuatu yang sangat penting, sangat tinggi nilainya dan punya kesakralan tertentu. Buku ini adalah catatan perkembangan seorang anak - yang hadir di dunia melalui orangtuanya sebagai titipan Sang Maha Pencipta. Anak-anak inilah yang kemudian hadir di Semi Palar untuk kita fasilitasi tumbuh kembangnya secara holistik. Apa yang dituliskan di dalam Buku Cahaya Bintangku - dengan demikian adalah catatan refleksi para kakak tentang apa yang sudah dilakukan untuk memfasilitasi tumbuh kembang anak-anak ini sebagaimana Tuhan menciptakan mereka. Ini adalah tugas maha besar - sebuah kehormatan dan tanggung jawab luar biasa.
Di jaman yang serba mendewakan kecepatan dan kepraktisan, hal-hal yang dipertahankan proses dan kompleksitasnya semoga menjadi cara untuk menjaga dan mempertahankan kesakralan terhadap sesuatu yang betul-betul sangat luhur nilainya. Tidak pernah sama - adalah cara sederhana agar kesadaran ini tetap terjaga. Sejauh ini, selama dua puluh tahun kami tetap berusaha melakukannya. Semoga hal ini tetap bisa kita jaga di waktu-waktu mendatang. Salam.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

AES960 Berguru pada Garpu
Meminjam tajuk pertunjukkan musik Abah Iwan beberapa waktu lalu di Rongga Budaya, Dusun Bambu, pagi di Ngobras ke 3 TP22 terjadi peristiwa yang gambarnya saya tempatkan di atas ini. Konser Abah Iwan bertajuk Berguru pada Alam, karena ya begitulah apa yang beliau sampaikan / ekspresikan di dalam kon…

