AES75 Yang Mekar Selain Bunga

Pagi tadi, di bawah jernihnya langit, sebuah pohon meranggas di atas kami duduk. Sesekali ia menjatuhkan dedaunan, ranting, atau biji-bijinya yang telah kering. Saat kami menengok mencari gerangan apa yang terjadi di atas sana, kami temui kawanan burung berkicau menggoda pandang kami dari serunya imajinasi yang tersaji dalam kata-kata di buku cerita. Direngkuh heningnya pagi, kusaksikan kawan-kawan mungil juga mencuri pandang pada sebab-musabab dedaunan berjatuhan di sekitar mereka. Ujung kemarau memang saatnya pepohonan untuk merebahkan bagian-bagian kering dari tubuhnya kepada sang bumi, selain juga menanam harapan akan tumbuhnya pohon baru setelah hujan membisikkan mantra-mantra hidup kepada biji dan tanah. Pemandangan pagi Jabawaskita yang sederhana, mengingatkan lagi tentang hal-hal yang bisa mekar selain bunga.
Setidaknya, inilah beberapa hal sederhana lainnya yang menurutku bisa memekarkan rasa syukur kita sehari-hari.
Bangun pagi melihat cahaya matahari menerobos jendelas.
Olahraga pagi dan minum air putih segar sebagai pelepas dahaga.
Membaca buku kisah cinta yang menerbangkan kupu-kupu di perut kita.
Melihat langit biru cerah tak bernoda.
Mendengar suara burung-burung liar memikat telinga.
Menikmati makanan rumahan yang dimasak sendiri.
Mandi dengan air dingin yang segar sembari menyanyikan lagu-lagu kenangan.
Mendengar lagu-lagu kesukaan sembari menyiapkan hari.
Berjalan kaki tanpa tujuan di bawah rimbun jalanan kota.
Melihat orang-orang bercanda di tepi jalan tanpa tahu alasan mereka tertawa.
Melihat tupai melintasi kabel di atas jalan raya.
Setiap kita pasti punya hal-hal sederhana yang memekarkan syukur seketika. Hal sederhana apa yang sedang membuat rasa syukurmu mekar hari-hari ini?
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 102 Berbagi Jalan
MengALAMI kembali pengALAMAN intens bersepeda di jalanan Bandung sebulan ini, gagasan utopisku tetiba muncul. Bahwa mungkin dengan naiknya tren bersepeda serta konsistennya kami, BaikSirkel dalam mengisi ruas-ruas jalanan kota dengan sepeda, akan TURUT MEMELANKAN RITME KOTA YANG RASANYA SEMAKIN TER…

AES 101 Kembali ke Akar?
Frasa "Kembali ke Akar" akan selalu menjadi pertanyaan yang menarik untuk diuji dan dicerna di lambung pikir dan rasa. Pada sebuah hari yang santai, karena memang begitu hari-hariku kini, tetiba panggilan suara berkunjung ke gawaiku atas nama Bayu Mango. Dari balik telepon itu tertangkap sehelai pe…

AES 100 Sampai
Sampailah kita pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa, mengantarkan Kawan Marwas ke depan pintu gerbang petualangan dan jenjang baru, kelas 4. Tak lupa juga jenjang lain yang pernah bertualang bersama dan berbagi kegembiraan. Bersamaan dengan ini, berakhir pula masa bakti saya sebagai te…