AtomicEssay

AES796 Lapisan Kesadaran

Andy Sutiosopenulis arsip2

Semua hal yang terjadi di dalam ranah pengalaman manusia (human experience) terjadi di dalam ruang kesadaran. Setidaknya ini jadi keyakinan saya di titik ini. Ruang kesadaran ini disebut oleh banyak orang dengan berbagai istilah. Universal Consciousness, Divine Matrix atau ada juga yang menyebut ruang kesadaran ini sebagai the Quantum Field. Apapun itu hal inilah yang sudah jadi perhatian para spiritualis sejak ribuan tahun lalu di berbagai peradaban besar. 

Yang juga menarik dan menjadikan persoalan kesadaran ini sangat rumit dipahami adalah bahwa kesadaran terdiri dari banyak lapisan. Maaf kalau pilihan kata saya ini kurang pas - tapi memang problematik menjabarkan persoalan spiritualitas ini terjadi karena keterbatasan bahasa. Saya pernah menuliskan tentang ini di sini : Batasan Bahasa. Singkatnya bahasa adalah konstruksi pikiran, sementara pikiran hanyalah bagian dari lapisan kesadaran yang ada. Dari salah satu video di bawah ini, kerja pikiran disebutkan sebagai Intellectual Consciousness. Silakan telaah videonya. 

Kalau dicari referensinya, mengenai lapisan kesadaran ini berbeda-beda. Saya pikir wajar karena masing-masing berangkat dari proses telaah, cara pikir dan cara memahami yang berbeda juga. Tapi sejauh saya telaah, pada esensinya semua sama. Toh kita bicara tentang entitas yang sama, tentang kesadaran manusia. Yang saya coba cari adalah cara pandang terhadap lapisan kesadaran yang bisa kita korelasikan terhadap keseharian kita - terutama terhadap bagaimana kita bisa memahami lapisan kesadaran dalam proses belajar anak-anak kita di Semi Palar sehari-hari. 

Di bawah ini saya simpan dua buah video yang saya sempat jadikan bahan belajar saya - tentunya untuk dijadikan bahan belajar bersama. Dua video ini juga mengambil pendekatan berbeda untuk menjelaskan lapisan-lapisan kesadaran. Yang pertama lebih visual. saya ambil dari salah satu kanal favorit saya, Aperture

Yang kedua agak berbeda, karena ditampilkan lebih sederhana, visualnya juga, tapi penjelasannya lebih mudah dipahami setidaknya bagi saya - dan lebih mudah dikorelasikan terhadap keseharian kita. Kita bisa memetakan di lapisan kesadaran mana, kita pada umumnya 'beroperasi' sehari-hari. 

Saya tempatkan tulisan ini di sini mudah-mudahan jadi catatan tentang proses belajar kita - proses bersama menuju kesadaran yang lebih hakiki, tempat kita semua berasal dan perlu kembali. Semoga tulisan ini bermanfaat. 

Photo by stayhereforu: https://www.pexels.com/photo/woman-and-sunlight-on-water-two-layers-combined-photo-14455743/

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES935 Dialog Batin : Akar Perwujudan Kehidupan Manusia

John Dewey bilang, Pendidikan adalah Kehidupan itu Sendiri. Dalam konteks itulah, kita perlu berupaya memahami apa yang disebut dengan manusia seutuhnya dalam konteks kehidupannya yang sejati, tentunya dalam pemaknaannya yang paling fundamental. Manusia sejatinya adalah makhluk spiritual. Hal ini t…

Andy Sutioso10
AtomicEssay

AES906 Hidup Berkesadaran itu Sederhana

Memilih kata yang berbeda dari Spiritualitas yang cenderung 'jauh', 'berat' atau kelewat serius, saya mengambil pilihan kata Hidup Berkesadaran untuk tulisan yang ini. Tulisan sebelumnya adalah memang berjudul Spiritualitas itu Sederhana dan bisa dibaca di sini. Satu lagi yang dekat adalah tulisan…

Andy Sutioso73
AtomicEssay

AES891 Memahami Konsep Kesadaran / Spiritualitas

Masih dalam upaya menarasikan (menjabarkan melalui bahasa - yang catatan pentingnya adalah hasil kerja pikiran) untuk menerjemahkan perihal kesadaran / spiritualitas (ranah yang sesungguhnya melampaui kerja pikiran). Tujuannya agar kita semua bisa memahami / menalar terlebih dulu apa itu kesadaran…

Andy Sutioso24