AES80 Business Day

Senin kemarin aku dan teman-teman Banua Tada (K11) melakukan uji coba untuk Business Day yang rencananya akan kita buka hari selasa depan. Uji coba kali ini lebih ke uji coba membuat makanannya sih.
Di awal mereka menyebutkan tentang business Day kukira mereka hanya akan menyiapkan tempat seperti stand-stand pameran lalu orang lain bisa dari orang tua atau kakak yang akan menyediakan makanan dan hal lain yang ingin dijual. Tidak disangka ternyata mereka sendirilah yang akan memasak makanannya juga.
Sebagai seseorang yang tidak pintar memasak, awalnya aku ragu bisakah mereka membuat makanan yang sepertinya pembuatannya tidak mudah dengan hanya tiga orang dan waktu yang terbatas. Belum lagi tempat memasak di sekolah yang sepertinya tidak memadai.
Keraguanku terjawab sudah di uji coba senin kemarin. Ternyata mereka bisa memasak semua masakannya, dimulai dari siomay sampai nasi tumpeng, lagi-lagi aku seseorang yang tidak pintar memasak ini dibuat takjub oleh mereka. Hal yang nampaknya tidak mungkin beberapa hari lalu menjadi tergambar dengan jelas hari ini. Mereka berhasil membuat 4 hidangan
- Es yogurt
- Es Cendol
- Nasi Tumpeng
- Siomay
Empat hidangan ini akan kami jual di Business Day selasa tanggal 30 nanti, semoga teman-teman dan kakak-kakak juga bisa menikmati hidangan yang dibuat kelompok Banua Tada ini. Bukan hanya makanannya tapi juga semangat 45nya seperti tema kemerdekaan di bussines day kali ini. Sampai jumpa hari selasa ;)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES115 Efisiensi
Sedikit bercerita tentang sebuah “budaya” di angkatan 7 KPB, yang sekarang menginjak kelas 12. Waktu hening dan doa adalah cara kami memulai hari. “Buka kelas” kami kerap menyebutnya, satu orang akan memimpin dalam prosesnya. Lucunya, setiap hari kami selalu bergelut dengan pertanyaan “siapa yang m…

AES114 Berjalan Lebih Jauh
Berjalan kaki, rutin yang selalu kujaga setiap hari. Aku mengawali dan mengakhiri hari dengan berjalan kaki. Berangkat dengan berjalan kaki, membuatku punya waktu untuk menyadari kembali tujuan-tujuan hari ini. Pulang dengan berjalan, membuatku punya waktu untuk merenungkan apa saja yang terjadi ha…

AES113 Angin itu Punya Siapa?
Aku duduk termenung di sebuah kursi panjang untuk menunggu giliran ber-mandala bersama teman-teman KPB. Udaranya cukup menyenangkan, tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Ada angin yang beberapa kali menyapa dan menorehkan kesegarannya. Lalu aku melihat keatas, melihat daun-daun yang tert…
