AES84 quiet power

Beberapa hari ini tampaknya banyak tulisan mengenai pembawaan Introvert dan Ekstrovert dari teman-teman KPB. Jadi teringat sebuah buku yang ditulis oleh Susan Cain, Quiet Power; Growing Up as an Introvert in a World That Can’t Stop Talking. Sebuah buku yang sangat menarik, menyuarakan tentang kekuatan dari karakter Introvert, bahwa orang-orang yang tidak banyak berbicara juga dapat mencapai hal-hal luar biasa.
Carl Jung sendiri, yang memperkenalkan istilah Introvert dan Ekstrovert sebagai pembeda kepribadian, adalah seorang Introvert. Sebagai dua kutub berlawanan, Introvert dan Ekstrovert perlu dilihat sebagai spektrum. Mereka yang berada di tengah biasa disebut Ambivert. Namun pada orang-orang yang cenderung termasuk ke dalam salah satu kutub pun hampir selalu ada campuran antara keduanya. Kira-kira sepertiga dari jumlah populasi termasuk ke dalam kategori Introvert. Artinya satu dari tiga orang yang kita kenal adalah Introvert. Mudah dikenali dengan kekhasan sikap dan lakunya terutama saat berada di tengah orang banyak.
Di tengah masyarakat yang kompetitif, biasanya figur ideal Ekstrovert yang pandai bicara, supel, senang berada di tengah banyak orang, menjadi standar yang seolah perlu dicapai semua orang. Tak jarang membuat yang lain merasa ada yang salah dengan dirinya karena tidak dapat memunculkan sisi terbaik di depan banyak orang. Padahal diam bukan berarti tidak punya kemampuan.
Aku sendiri baru mengetahui tentang hal ini ketika sudah dewasa. Mengetahui kepribadian diri secara lebih jelas dalam lingkup sains dan psikologi, sangat membantu kita untuk menyadari bahwa semua yang dialami adalah sesuatu yang normal. Wajar adanya. Mengenal diri lebih dalam, juga mengenali orang-orang di sekitar; teman, keluarga, atau siapapun yang mungkin sangat berbeda dalam sikap dan pemikiran. Penting untuk memahami tapi jangan sampai menggunakan hal ini sebagai alasan untuk tidak mencoba hal-hal baru. Pesan utama Susan Cain adalah, meski tidak banyak bicara sering dipandang sebagai kelemahan, setiap orang memiliki kelebihan dan kekuatan yang tetap perlu dimunculkan. Butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman, mencari cara dan strategi untuk bisa terus bertumbuh, menyalurkan passion yang ada dalam diri, dan menjadi yakin pada diri sendiri.
“The world needs you, and there are so many ways to make your quiet style speaks volumes.”

Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES182 Kolaborasi Buku Anak
Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang me…

AES181 Terima Kasih!!
Festival Literasi TP 2024-2025 baru saja berakhir, penuh rasa dan syukur. Festival Literasi di Smipa bukan acara yang wah dalam arti mewah atau meriah saja. Yang ingin dicapai bukan sekadar wah. Banyak hal yang ingin kita sasar dan bangun lewat kegiatan ini. Jadi, apa yang membedakan Festival Liter…

AES180
Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…
