AES859 Menyentuh Papua

Tulisan hari ini juga sebentuk rasa syukur saya atas proses yang sudah bisa kami alami dan jadi catatan kecil dari proses panjang perjalanan Rumah Belajar Semi Palar. Kembali lagi bahwa tidak ada peristiwa kebetulan. Segala sesuatu sudah ada yang mengatur sehingga akhirnya kesadaran manusia lah yang akan menentukan sejauh mana kita bisa merespons (secara sadar) dan mengikuti arus besar semesta yang berjalan dari titik awal semesta terbentuk sampai hari ini. Sampai di titik saya bisa mengetikkan narasi pendek ini di sini.
Belum banyak diceritakan di sini bahwa Semi Palar punya satu tim kecil yang berusaha berbagi kepada sekolah-sekolah, atau lembaga tentang berbagai konsep pendidikan yang selama 20 tahun perjalanan ini kita coba kembangkan dan terapkan di Rumah Belajar. Karenanya sekarang Semi Palar punya dua unit kegiatan selain Rumah Belajar Semi Palar, yaitu Smipa Disada dan Semi Palar COOP. Nah melalui pengalaman Smipa Disada inilah saya bisa menuliskan catatan kecil ini.
Singkat cerita, sejak Minggu malam kemarin tim Smipa Disada tiba di daerah Kebar, kabupaten Sorong, Papua - setelah menempuh sekitar 24 jam perjalanan dari Bandung, Kak Lyn, kak MJ dan kak Meita yang berangkat ke sana untuk membantu sebuah lembaga memberikan pembekalan tentang Literasi kepada guru dan murid-murid di sana agar lebih berdaya untuk menjaga dan melindungi lingkungan tempat tinggal mereka. Tentunya ini jadi sebuah kesempatan baik dan juga proses belajar, proses kami meliterasi kekayaan alam budaya Indonesia sampai ke ujung timur Nusantara.
Kemarin pagi kak Lyn mengirimkan beberapa foto, saya simpan di bawah ini. Foto yang menghangatkan hati. Termasuk foto di atas, matahari terbit di ujung TImur Indonesia. Ada rasa haru bahwa Rumah Belajar Semi Palar melalui berbagai prosesnya telah bisa sampai di ujung timur Indonesia dan menyentuh langsung anak-anak di Papua.


Entah apa yang bisa dibawa sebagai cerita dan pengalaman belajar di sana. Semoga bermakna bagi semua. Kita nantikan ceritanya. Salam...
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES963 Oh...
DIksi singkat ini, 'Oh', sedang saya upayakan menjadi diksi yang banyak saya gunakan. Kenapa? Karena diksi ini membantu saya menempatkan segala sesuatu yang terjadi sebagai netral, Kenapa perlu netral? Sejauh ini saya meyakini bahwa menempatkan segala sesuatu secara netral adalah cara ampuh untuk m…

AES961 Shaken To The Core...
Dalam perjalanan kehidupan, dari waktu ke waktu, manusia akan diajak melalui jalan yang gelap, terjal dan menantang. Mendapatkan pengalaman yang mengguncang keyakinan yang telah dibangun sekian lama. Sesuatu yang tidak diduga, tapi ya, hal ini terjadi, tidak dapat dihindari.Bahasa Inggrisnya mungki…

AES960 Berguru pada Garpu
Meminjam tajuk pertunjukkan musik Abah Iwan beberapa waktu lalu di Rongga Budaya, Dusun Bambu, pagi di Ngobras ke 3 TP22 terjadi peristiwa yang gambarnya saya tempatkan di atas ini. Konser Abah Iwan bertajuk Berguru pada Alam, karena ya begitulah apa yang beliau sampaikan / ekspresikan di dalam kon…

