AtomicEssay

AES94 Wuku, Pangan, MBG, Flora & Fauna, serta Orang-Orang yang Percaya

matheusaribowopenulis arsip2

Wuku, Pangan, MBG, Flora & Fauna, serta Orang-Orang yang Percaya, bukanlah judul yang akan menggiring orang untuk segera percaya pada pembacaan wuku. Meskipun kalau mau percaya juga boleh saja. Ini cerita menarik tentang apa yang hilang, secara perlahan, tanpa disadari, bahkan tak sempat untuk kita rindukan. Sedangkan bagi generasi setelah kita, jangankan rindu, tahu pun tidak. Mungkin terdengar "baik", kehilangan" tanpa merasa ada yang hilang, sehingga tak perlu repot-repot mengobati "luka" atas apa yang hilang. Bisa dikatakan ini adalah hal yang pelan-pelan terjadi, kehilangan demi kehilangan terjadi begitu saja pada kita, tanpa kita tahu apa dan bagaimana semua itu hilang (atau dihilangkan).

Yang pertama, ialah anak-anak dengan wajah berseri dan binar-binar pada berpasang-pasang mata itu, mengucapkan, "Kak, Indonesia ternyata kaya banget, ya. Aku cinta banget sama bunga anggrek, dia cantik banget." Terucap setelah anak-anak mencari dan mengenal flora dan fauna endemik, salah satunya ialah berbagai spesies anggrek. Setelahnya, "Ooohh, bunga itu, ada di rumah aku, kak. Tapi nggak tahu itu anggrek apa." maupun ujaran, "Kak, aku mau nanem anggrek di rumah." Tak hanya anggrek, berbagai flora dan fauna lain pun dibahas. "Waahh, burungnya bagus banget. Di rumah temanku ada, kak. Tapi udah mati, udah kering, jadi hiasan. Kasian, sih. Harusnya biarin aja cendrawasihnya hidup di hutan atau di alam."

Kedua, beberapa minggu terakhir di RT 2 dan 3 sedang gencar pembacaan dan pembahasan wuku. Di mana dalam setiap jenis wuku itu terdapat pohon atau burung yang menyertai. Burung melambangkan jiwa, ambisi, cara seseorang mengejar rezeki, serta pembawaan dalam bersosialisasi. Sementara pohon sebagai perlambang karakter dasar, kekuatan batin, serta bagaimana seseorang memberikan manfaat atau dampak kepada lingkungannya. Ironisnya, setiap kali wuku baru dibacakan, kami, Kakak-kakak seringkali kurang tahu dengan jenis pohon atau burung pada wukunya. Seperti, burung branjangan, pohon trengguli, dan lain sebagainya yang malah terasa asing. Padahal masyarakat membuat pawukon (primbon penanggalan tradisional) ini berdasar segala (flora dan fauna) yang ada di sekitar mereka dahulu. Sekarang mulai hilang, kita kehilangan, tanpa sadar.

Contoh gambar dari wuku sinta:

Wuku Sinta dalam kalender pawukon yang saya buat merupakan modifikasi dari  gambar pawukon koleksi museum Sonobudoyo yang dibukukan ulang dalam bentuk  katalog oleh Bentara Budaya Yogyakarta. Sunggingan pawukon itu saya warna  dengan 

Ketiga, yang terakhir, Pangan, MBG, dan orang-orang yang percaya yang dimaksud di sini ialah, apakah kita menyadari bahwa flora dan fauna yang mulai punah dan hilang juga membuat meja makan kita menjadi seragam? Bahwa, apakah kita menyadari bahwa penyeragaman isi meja makan juga adalah bentuk penindasan, penjajahan? Entahlah, siapa percaya dan siapa menyadarinya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 102 Berbagi Jalan

MengALAMI kembali pengALAMAN intens bersepeda di jalanan Bandung sebulan ini, gagasan utopisku tetiba muncul. Bahwa mungkin dengan naiknya tren bersepeda serta konsistennya kami, BaikSirkel dalam mengisi ruas-ruas jalanan kota dengan sepeda, akan TURUT MEMELANKAN RITME KOTA YANG RASANYA SEMAKIN TER…

matheusaribowo22
AtomicEssay

AES 101 Kembali ke Akar?

Frasa "Kembali ke Akar" akan selalu menjadi pertanyaan yang menarik untuk diuji dan dicerna di lambung pikir dan rasa. Pada sebuah hari yang santai, karena memang begitu hari-hariku kini, tetiba panggilan suara berkunjung ke gawaiku atas nama Bayu Mango. Dari balik telepon itu tertangkap sehelai pe…

matheusaribowo30
AtomicEssay

AES 100 Sampai

Sampailah kita pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa, mengantarkan Kawan Marwas ke depan pintu gerbang petualangan dan jenjang baru, kelas 4. Tak lupa juga jenjang lain yang pernah bertualang bersama dan berbagi kegembiraan. Bersamaan dengan ini, berakhir pula masa bakti saya sebagai te…

matheusaribowo22