AES95 3. Setiap orang yang ditemui adalah narasumber, setiap kata yang mereka ucapkan adalah informasi, dan setiap tempat bisa di jelajahi

Di essay AES93 tentang penjelajahan aku sempat menyebutkan bahwa, hal paling penting dari penjelajahan adalah menghidupkan jiwa penjelajah pada setiap pribadi yang melakukannya, untuk menghidupkan jiwa penjelajah kami, satu mantra yang selalu kami ulang setiap malam ialah
“Setiap orang yang ditemui adalah narasumber, setiap kata yang mereka ucapkan adalah informasi dan setiap tempat bisa di jelajahi”
Informasi yang tentu saja perlu kita kurasi. Mantra itu membimbing kami menemui banyak hal tidak terduga, seperti perjalanan naik trans metro dewata yang kami lakukan setelah berbincang dengan salah satu pegawai negeri di Gianyar, juga Tenun Togog yang tidak sengaja kami temukan saat berjalan-jalan di sekitar tempat menginap dan 25 tempat lainnya yang kami sambangi dengan membawa mantra ini.
Penggambaran paling praktis dari mantra ini ialah, saat ada orang lain, kita akan fokus ke orang tersebut, tidak sibuk sendiri dengan memainkan telepon genggam misalnya, walaupun kita tidak tertarik dengan topik yang dibicarakan atau justru tidak merasa relate, tak apa dengarkan saja. Supaya orang lain akan merasa disambut, didengarkan dan dihargai, lalu biasanya mereka akan lebih terbuka, dibalik semuanya ceritanya akan selalu ada hal menarik yang bisa kita ambil sebagai pembelajaran atau referensi.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES94 2. Tutur Kata Baik
Hal kedua setelah rutin ialah betutur kata baik. Berbeda dengan rutin yang coba kita terapkan selama di Bali, tutur kata baik ini sudah kami terapkan sejak awal perencanaan. Aku secara khusus menyarankan teman-teman Banua Tada untuk melatih tutur katanya, dimana pun, saat bersama siapa pun. Saat he…

AES93 1. Rutin
Hari ini, 30 mei 2023 kami K11 Banua Tada telah merampungkan serangkaian kegiatan penjelajahan, dari mulai perencanaan hingga proses laporan akhir yakni gelaran karya. Sudah empat hari kami menggelar kegiatan yang bertajuk “Resonansi Rasa Pulau Dewata” yang dibuka dengan talkshow dan peluncuran buk…

AES92 Jelajah
Tepat 14 hari kami tinggal di tempat yang jauh dari rumah. Sejauh perjalanan 36 jam menggunakan kereta, saat punggung kami tidak bisa diluruskan, diserang nyamuk ketika tidur memeluk carrier, juga kena prank pengemudi bus. Selama perjalan 36 jam itu, kami masih belum tahu apa saja yang akan kami la…
