Tentang Sebuah Proses

Imeh_Halimatusadiahpenulis arsip2

Ternyata, saya sedalam ini mengagumi anak-anak. Pertanyaan, celoteh, ekspresi, imajinasi, dan ide yang keluar dari mereka selalu jadi bahan refleksi dan inspirasi bagi saya. Kebanyakan sih mereka jadi sumber energi saat motivasi saya sedang turun.

Hari ini mereka membuat saya takjub bahwa mereka lebih bijak dari usianya. Singkatnya, hari ini saya memberi pengumuman "lulus" dan "tidak lulus" salah satu proyek kelas. Sebelum memberi pengumuman, saya memulai dengan pertanyaan. 

"Jika kalian berada di posisi tidak lulus, apa perasaan kalian?"

Tentu kebanyakan menjawab sedih, kesal, terus katanya marah kepada diri sendiri.

Saya bertanya lagi, "Apakah kalian akan menerima keputusan jika kalian tidak lulus?"

Semua sepakat menerima karena sesuai dengan kesepakatan kelas meski mereka berujar lagi bahwa mereka sedih.

"Menurut kalian, yang penting itu proses atau hasil?"

Di sini juga serentak bilang kalau yang penting itu proses. Dan, satu di antara mereka berujar "Hasil tidak akan didapat tanpa proses. Yang penting itu proses dan waktu tidak bisa diulang"

"Jadi, kalau yang penting itu proses, menurut kalian siapa yang berproses paling baik? Yang lulus atau yang tidak lulus?"

Apa dong jawaban mereka? Ini dia...

"Semuanya mendapat pelajaran yang sama, Kak. Yang tidak lulus akan menyadari kesalahannya dan berubah menjadi lebih baik. Yang lulus belajar untuk tidak lalai dan tidak sombong"

"Jangan lupa terimakasih sama diri kamu sendiri ya, karena sudah berusaha seterbaik yang kamu bisa"

"Nah, kalau begitu, apakah yang sudah lulus tidak berubah menjadi lebih baik?"

"Tidak kak,"

Kemudian kami terdiam beberapa saat. 

"Betul, semuanya mendapat pelajaran dan proses yang sama baiknya. Yang lulus dan tidak lulus bisa berubah menjadi lebih baik. Kan gak ada kata berhenti untuk belajar."

***

Semoga proses hari ini bisa bermakna untuk kalian ya, sebagaimana Kak Imeh mendapat kesan yang dalam di rangkaian proyek spesial ini. 

Bandung, 4 Mei 2021

Komentar (1)

Andy Sutioso

Keren banget ini kak. Terima kasih untuk penceritaannya.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES82 stasiun tabebuya

Hari cerah, separuh jumlah teman Gatrik dan kedua kakak membuka hari pertama bertemu di tahun ajaran ini dengan waktu hening di lapang rumput. Mereka duduk tenang di tengah udara segar ruang terbuka, di hamparan rumput hijau. Disambung doa dan obrolan pagi. Senang sekali bisa melihat interaksi lang…

innocentiaine40
AtomicEssay

AES44 Mengenal dan Mencintai Diri

Saya membuka diskusi di kelas daring pagi ini dengan meminta kesediaan teman-teman Gatrik untuk menceritakan tentang dirinya. Seseorang berinisiatif untuk jadi orang pertama yang bercerita. "Kak, aku baru tau kalau lingkar kepalaku hanya beda 2 cm dengan lingkar perutku.", "Kak, karena Di penasaran…

finsjournal140
AtomicEssay

AES039 Kerja Kolaboratif yang Holistik

Hari-hari belakangan ini saya banyak sekali mengerjakan hal-hal yang dikerjakan bersama. Kerja kolaboratif. Rapot Smipa salah satunya. Buku Cahaya Bintangku yang harus kita terbitkan satu semester sekali sangat kental kerja kolaboratifnya. Saat ini dalam situasi pandemi kita bekerja jarak jauh mula…

Andy Sutioso31