yulitjahyadipenulis arsip — belum menautkan akun Jejaring

A mom who loves art, earth and yoga.. Breathe with me at Spotify or Soundcloud

107 tulisan

Tulisan

AtomicEssay

AES071 Pecahan Detik

Aku percaya ini bukan ilusiku semata, bahwa pemandu dalam diri itu benar adanya. Suara dari dalam yang terdengar, selalu lebih dulu daripada hasil cerna pikiranku. Meski tak seruoa suara yang kedengaran, tapi bergema di tempat sumber suara dan gaungnya bermula pada pusat dada di mana hati berada. K…

yulitjahyadi20
AtomicEssay

AES070 Pintu Masuk

Siapa sangka jika napas adalah pintu masuk ketertarikanku pada tubuh manusia. Oleh karena kayanya pengalaman rasa selama yoga, baik dalam gerak maupun saat diam di keheningan, aku penasaran untuk mencari tau dari manakah datangnya seluruh kejutan itu. Kusebut sebagai kejutan karena setiap kali sela…

yulitjahyadi30
AtomicEssay

AES069 Tanda Tanya

Get to know yourself better and you will find yourself having no choice but to become your greatest admirer. The more you explore the truth of who you are, the more you will interested in yourself. You will never get bored of yourself when you open the portal to the inner world because you can keep…

yulitjahyadi40
AtomicEssay

AES068 Jari dan Napas #5

5 elemen utama, Ruang, Udara, Api, Air dan Tanah masing-masing terwakili oleh jari-jari di tangan ini. Ibu jari mengoneksi ke elemen Api/Agni, jari telunjuk ke elemen Udara/Vayu, jari tengah ke elemen Ruang/Akash, jari manis ke elemen Tanah/Prithvi dan jari kelingking ke elemen Air/Jal. Dalam yoga…

yulitjahyadi52
AtomicEssay

AES067 Challenge

Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Keingintahuan memberi semangat seperti sebuah petualangan, sekaligus menggairahkan penantian akan sesuatu yang belum datang. Semuanya itu terjadi padaku saat menemukan yoga, 5 tahun yang lalu. Satu niat lama yang akhirnya terlaksana setelah fasilitas kebugara…

yulitjahyadi20
AtomicEssay

AES066 Bernapas #4

Seringkali aku menelungkupkan badan di atas matras. Bukan saat bergerak sebagai bagian menuju formasi tertentu tapi di awal atau akhir yoga pada waktu diam. Telungkup dan hanya bernapas dengan dahi menempel alas dan hidung yang sedikit tergencet. Pertama kali melakukan hal semacam itu di satu pelat…

yulitjahyadi13
AtomicEssay

AES065 Ternyata, Tak Nyata, Menyatakan

Seharian kemarin perasaannya seperti mengambang, pekerjaan ada tapi seperti menunggu sesuatu terlebih dahulu. Ternyata di penghujung hari, obrolan panjang di telepon membuat sesuatu di dalam diri ini mulai terusik. Sesuatu yang berhubungan dengan pertanyaan besarku sendiri, 'Mau melangkah kemana se…

yulitjahyadi10
AtomicEssay

AES064 Speechless

Setelah kemarin menulis sebuah ringkasan yang sekaligus konklusi, terasa bahwa satu siklus besar telah tergenapi, maka setelah itu dorongan yang nyata terasa adalah bebersih, berbenah dan menata ulang. Terutama meja altar dan meja tulis yang ada di kamar, dua area untuk hadir bersama diriku, lewat…

yulitjahyadi20
AtomicEssay

AES063 Hari yang Menyenangkan

Saat hari ini teman-teman ngumpul di pendopo AES, aku yang sedang dalam perjalanan menuju Karmel pun ikut menulis. Memang hanya menambah dan menyempurnakan draf tulisan yang kubuat 3 malam sebelumnya di saat susah tidur karena isi kepala yang penuh dan butuh dikeluarkan. Tulisan itu adalah ringkasa…

yulitjahyadi30
AtomicEssay

AES062 Menulis

Belakangan ini kegiatan menulisku berselang seling dengan pekerjaan memijat. Dulu di awal menulis jadwal menulisku cukup acak, kadang siang hari selesai memasak atau makan siang, kadang sore hari sembari duduk-duduk di teras, atau di malam hari seusai doa malam sampai menjelang tidur. Seiring waktu…

yulitjahyadi44
AtomicEssay

AES061 Melambat Bersama Fascia

Perkenalanku dengan histamin mengajakku kembali pada pemahaman bahwa segala sesuatu baiknya secukupnya saja dan lebih jauh mengingatkanku pada kalimat yang kutulis sendiri di salah satu esaiku, yaitu melangkah hati-hati di atas papan jungkat jungkit. Kemudian tersadari lagi bahwa memang menjaga kes…

yulitjahyadi30
AtomicEssay

AES060 Kobra

Sembari duduk bersila di atas kasur, kutarik napas panjang pelan-pelan, lalu kuembuskan juga panjang pelan-pelan. Kurasakan energi yang mengalir masuk mengisi tubuhku dalam gerak seperti ombak yang menyapu pantai. Lalu embusannya bagaikan surutnya ombak yang turut membawaku ke tengah laut. Tarikan…

yulitjahyadi10