AtomicEssay

097 Kayu

leoamuristpenulis arsip2

Kayu melambangkan pertumbuhan, dari dasar yang tertentu kepada puncak yang tak tentu. Pucuk hanyalah akibat dari kondisi dasar dan situasi yang dialami selama proses. Seperti pohon, ada yang tinggi ada juga yang tinggi sekali. Yang pertama dilihat dasarnya, tanah lapang atau pot tanaman. Kedua ditinjau barulah lingkungannya, matahari udara suhu dan sekitar.

Menjadi seperti kayu bisa jadi seperti menggabungkan dua kutub ekstrim di satu ruang. Semacam, marah dengan ramah, rusuh dengan tenang, dan terikat dengan bebas. Gabungan antara menjadi dengan melakukan, being also doing also being also doing. Antara kepastian dan ketidak pastian, kebersamaan antara yang tertentu dengan yang tak tentu. Sepaket.

Kayu, juga melambangkan evolusi. Perubahan yang terjadi tahap demi tahap, langkah demi langkah. Dari dalam ke luar bersamaan dengan dari luar ke dalam. Resiprokal dan simultan. Bukan sekadar survive, perlu sampai kepada sustain. Dengan aksi pertama yang perlu dilakukan, suka tidak suka, mau tidak mau, perlu dilakukan; tetapkan tujuan. Aim at something! so we don't just shooting everywhere messing around and littering.

Stop making excuses, start being. While we are aiming being, being can mean aim at something. Without aim we're not yet being, only a bunch reasons and excuses that floating around going nowhere.
Stop spending time with the wrong people, start self transforming. It is easy to identify what people is wrong for us, using this rationalization; right people accelerate our transformation as we accelerate theirs.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41