135 strategi
Terpantik cerita pak Joe, yang bisa menulis AES dalam waktu 15 menit. Haha berharap, tapi belum sepercaya diri itu. Jadi menargetkan diri untuk 1 tulisan 250 kata, dalam 30 menit dulu. Bila tercapai, perlahan akan dikurangi. Biasanya aku merasa butuh waktu panjang karena memang tidak mengalokasikan waktu khusus dan terbatas. Jadi bisa mulai kapan saja ada ide, tapi tidak langsung aku selesaikan. Bisa berupa butir pikiran dulu, bisa hanya beberapa kalimat dulu, kadang hanya berupa quotes atau petikan situasi yang menarik. Memang segera aku tuliskan supaya tidak terbang dan menghilang. Tapi kemudian terseling oleh tugas atau kegiatan lain yang memang sudah ada dalam agenda, hal-hal insidental, kesibukan lain, termasuk makan siang Ketika senggang, barulah aku kembali pada tulisan awal tersebut. Kadang bisa langsung menyelesaikan, kadang juga malah jadi kehilangan pijar dari si gagasan awal, malah bingung apa yang mau disampaikan sebenarnya.
Menaruh tenggat di ujung hari juga tidak ideal. Kadang sudah lelah, dan memang waktunya istirahat. Dengan tenaga sisa, tapi masih perlu menuntaskan dan mengunggah tulisan. Mungkin itu juga jadi faktor yang membuat aku butuh waktu lebih panjang. Sesuatu yang mestinya dapat segera dibereskan, kadang menjadi berat ketika terus ditunda. Sebenarnya 1 pokok pikiran dalam 250 kata bukan sesuatu yang butuh waktu lama untuk dituntaskan. Dengan catatan, sudah tahu yang akan disampaikan. Seringkali waktu berlalu tanpa terasa ketika memikirkan ide dan pengembangannya, berputar di benak tidak tertuang. Karenanya gagasan yang kerap muncul di waktu-waktu random tetap aku catatkan dalam ruang berbeda, sebagai sumber ide ketika menghadapi kebuntuan.
Mari mencoba strategi baru! Selaras dengan yang dikatakan Natalie Goldberg, “The basic unit of writing practice is the timed exercise!”
Komentar (2)
Sepertinya semua mengalami hal yang sama ya kak. Sperti hari ini, mudah-mudahan saya bisa menemukan sesuatu hahaha...
waah gitu ya pak.. dikira udah mengalir aja pak Jo mah :)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES180
Sudah cukup lama tidak mengunjungi akun Ivan Lanin. Biasanya pada periode merapot, saya suka melihat-lihat postingan beliau. Banyak dapat info perkembangan bahasa Indonesia yang jarang sekali dapat perhatian. Unggahan uda selalu menarik, dengan nuansa humor yang kocak, sekaligus mengajak pembaca be…
AES158 Kembali Menulis
Waktu itu, sudah cukup lama sejak rutin menulis AES-ku terhenti. Dengan alasan, tergantikan oleh keasikan baru menggambar mandala. Aku sedang berdiskusi dengan rekan SPP tentang persiapan lingkar belajar untuk kakak jenjang kecil, dengan topik emosi. Khususnya dalam hal pengelolaan emosi di kelas,…

AES150 bene scriptum
Pagi ini menerima kiriman, Vivere et Interpretari; sebuah buku tulisan Tasha, KPB 2022. Pas banget karena bisa langsung baca, mengisi libur. Terimakasih @natasha-setyamukti ! Perjalanan 3 tahun, 6 semester di KPB, dikemas dalam sebuah buku setebal 157 halaman. Wow, menarik sekali 1 rangkaian proses…

