AES 005 ESKRIM
Panas pengap gerah cuaca mau hujan. Kalau mau hujan, malah panas duluan. Kalau panas, anginnya dingin menusuk kalbu. halah..
Jalanan padat, saling susul dan saling senggol tanpa lihat spion. Gak hanya penunggang sepeda motor, sepertinya pengendara mobil juga begitu. Memang beda daerah beda perilaku berkendara ya.
Perlu membiasakan diri, biar gak kebanyakan mengumpat di jalanan melemparkan ketidak sukaan. Di jalan koq malah ngasih materi perkuliahan tentang ketertiban ya, padahal survive dulu saja kalau sudah berjibaku di lapangan.
Tidak tahan, akhirnya berhenti di warung eskrim yang lagi ngehits. Pesan, bayar, ambil, duduk, nikmati. Memang di saat situasi panas tidak mengenakkan, makan eskrim jadi sangat menyenangkan.
Jreng jreng, ilham pun datang menghampiri. Katanya demikian.
Kalau membenci sesuatu berarti mengagumi kebalikannya, bisa jadi membenci pelanggaran berarti mengagumi pengendalian.
Membenci ketertindasan berarti mengagumi kekuasaan.
Membenci kemelaratan berarti mengagumi kemewahan.
Yang dapat diperluas sampai, mengagungkan kesederhanaan bisa jadi menghindari ketidak mampuan melebihkan.
Mengagungkan kesendirian bisa jadi menghindari ketidak mampuan kebersamaan.
Mengagungkan kembali pada bisa jadi ketidak mampuan menuju kepada.
Sehingga, menyembuhkan kebencian jadi percuma tanpa meredakan kekaguman.
Meredakan pengagungan pun sia-sia tanpa menerima penyangkalan.
Sepaket, sekaligus bukan sekalian.
Agar berbuah, baiklah tanpa kecenderungan.
Ini pun kecenderungan.
Eskrim habis. Oke saatnya menelan pemikiran barusan, kembali berjibaku senggol-senggolan di jalanan padat jalur perkotaan. Gas.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
