AES 015 Sebelah Mata
Memang orang yang lebih tua akan memandang yang lebih muda dengan sebelah mata. Untuk apa merasa kecewa, karena bahkan segala usaha untuk membuat dipandang dengan seluruh mata pun sia-sia. Karena seiring usia, kualitas mata memang sisa sebelah saja. Maksimal pandangannya memang sebelah mata.
Memang yang lebih berpengalaman akan memandang sebelah mata kepada pemula. Untuk apa merasa kecewa, karena bahkan segala usaha untuk membuat dipandang dengan seluruh mata pun sia-sia. Karena perjalanan pengalamannya memberikan pemahaman yang ditukar dengan luka pada mata. Maksimal pandangannya memang sebelah mata.
Merasa kecewa hanyalah konsekuensi dari upaya menjelaskan. Selain daripada bahwa semakin banyak penjelasan semakin banyak kesalah pahaman, maksimal kejelasan yang didapatkan hanyalah sejelas kejernihan pandangan. Yang dimana maksimal pandangan hanya sisa-sisa sebelah mata. Sia-sia lah usaha, menyalakan lentera di siang hari untuk menemukan manusia. (Kisah Diogenes)
Menghirup napas dalam saja untuk menerima bahwa pandangan sebelah mata adalah kebenaran bagi yang dipandang sebelah mata. Menghela napas lega saja untuk menerima bahwa pandangan sebelah mata adalah pegangan bagi yang memandang sebelah mata.
Bayangkan, tanpa kebenaran dan tanpa pegangan ini. Kehilangan yang dialami, adalah kehilangan eksistensi diri. Sudah cukup banyak lalu lalang pencari keberadaan diri yang semakin mencari semakin tersesat, tak perlu ditambah lagi jalanan padat merayap ini. Biarkan sebelah mata tetap sebelah mata. Hingga pada saatnya nanti sebelah mata bertemu sebelah mata, jadi utuh juga.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
