AES 016 Gak Juga
Yang paling tidak bisa diajak berdiskusi adalah yang merespon seringkali dengan gak juga. Bukan berarti negasinya salah, benar salah itu urusan konteks saja, dan frasa ini adalah geseran konteks. Merespon dengan gak juga berarti menggeser konteks bahasan kepada yang lebih luas atau lebih sempit atau ke sebelah, sehingga sudah tidak bisa lanjut diskusinya. Terhenti di tengah karena konten tanpa konteks hanyalah diam.
Gak juga memiliki pasangan yaitu, iya sih. Perilakunya jelas berbeda, kalau sama namanya kembaran bukan pasangan. Alih-alih menggeser konteks sehingga konten tidak dapat dibahas seperti gak juga, iya sih ini menerima konteks kemudian membuka saluran baru kepada konteks lain. Lebih luas atau lebih sempit atau geser ke sebelah, semua fokusnya untuk menemukan keterkaitan. Keterhubungan. Sehingga ada relevansi konteks bagi konten.
Maka kemampuan terpenting dalam diskusi adalah antisipasi munculnya gak juga baik dari diri sendiri dan dari kawan bicara. Untuk lawan bicara, iya sih bisa muncul kalau mulai malas menampung kepicikan alias kesempitan pandangan. Picik bukan berarti bodoh, bisa jadi terlalu pintar sehingga menolak keterhubungan dengan cara menggeser konteks. Namun masih kurang pintar, untuk menemukan keterangkaian dan relevansi. Salah satu bentuk antisipasi dengan memosisikan diri pada dua pilihan, berkata lugas atau tinggalkan saja. Diam, bukan pilihan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
