AtomicEssay

AES 023 Satu dari Enam (atau Tujuh)

leoamuristpenulis arsip2

Takut bisa jadi adalah semacam kesadaran, bahwa landasan dirinya tidak sekuat harapannya. seperti pohon yang menyadari bahwa akarnya rapuh, atau tanah tempatnya mengakar rentan. Ada rasa tidak aman karena sadar bahwa kapanpun bisa rubuh.

Ekspresi rasa takut ini bisa ke dalam juga keluar. Porsi ke dalam dan keluarnya dapat diindera dan didefinisi. Mudahnya, ekspresi rasa takut keluar berbentuk agresi. Baik aktif, juga pasif. Ekspresi rasa takut ke dalam berbentuk konsumsi. Baik material, juga gagasan.

Secara visual, agresi itu seperti menantang, bertahan, kaku, seperti dinding. Pasif agresif juga aktif agresif rasanya seperti dinding. Bedanya di gerak, aktif agresif seperti dinding yang bergerak maju. Pasif agresif seperti dinding yang diam tak tertembus.

Sedangkan konsumsi, visual nya seperti melindungi sesuatu yang ada pada dirinya. Seperti malu malu mau, posesif, menunggu, potensial namun tidak bergerak. Baru bersuara ketika bersama-sama. Seperti butuh dipicu baru menyala. Tanpa pemicu, potensi tetap terasa. Jadi berbeda kan, yang potensial dengan yang kosong.

Selanjutnya, agresi akan diberi angka satu sedangkan konsumsi akan diberi angka nol. Tulisan ini semacam catatan untuk suatu eksperimen. Kita akan melihat konfigurasi binari dari enam cakra yang ada di tubuh manusia. Secara cocoklogi, kalau dirangkai dengan hexagram yijing kita bisa menemukan personality mbti-nya.

Catatan cepat ke satu dari enam (atau tujuh). It's time for pseudoscience.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41