AES 024 Tujuh dari Tujuh
Catatan cepat ke tujuh dari enam (atau tujuh). It's time for pseudoscience.
Enam dari tujuh (kategorisasi) hambatan yang sering kita alami adalah; ketakutan, menyalahkan, malu, berderita, bohong, egosentris.
Masing-masing memiliki penampakan yang dapat diindera dan dipersepsikan. Kemudian dirangkai menjadi gambaran, visualisasi. Untuk menemukan karakter aliran kesadarannya (energi). Apakah yin ataukah yang.
Setelah itu, simbolisasi keenam hambatan beserta karakter keluaran (aliran) energi yang tampak. Simbolnya 1 atau 0, diurutkan dari bawah ke atas. Jadilah hexagram yang biasa dipakai dalam yijing, the book of change.
Hexagram itu sendiri terdiri dari dua bagian trigram. Dengan melihat trigram atas dan trigram bawah, ketemu lah perkiraan arketipe personaliti mbti nya.
Misalnya, heksagram 011101 terbentuk dari trigram bawah 011 yang adalah Ne, extraverted intuition. Dan, trigram atas 101 yang adalah Ti, intraverted thinking. Arketip yang didapatkan adalah TiNe.
TiNe, dalam tipologi personaliti mbti (yang berbasis pandangan Carl Jung) adalah tipe INTP. Deskripsi mengenai tipe ini tidak bukan adalah re-konstruksi visualisasi yang tersebut di awal. Dengan kontekstualisasi tentunya.
Di saat ini, dalam situasi ini, respon seseorang terhadap ligkungannya adalah ekspresi kesadarannya. Kesadaran itu pun ternyata memiliki karakter yang serupa. Masuk ke dalam enam belas kategori.
Rasionalisasi ini bukan untuk jadi alat menghakimi, melabeli, bahkan menghukumi. Justru, untuk jadi alat bantu memindahkan kesadaran ke depan. Sadar belakangan kan human being. Memindahkan kesadaran ke depan lah, being human.
Kata siapa?
Katakanlah demikian.
Sekian dan terima saja.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
