AES 025 Dua dari Tujuh
Menyalahkan bisa jadi adalah semacam kosong yang dipaksa penuhi. Lupa bahwa kekosongan itu sendiri sudah memenuhi ruang kosong. Karena kalau kepenuhan yang memenuhi, namanya ruang penuh. Begitu menyadari ini, enggan menerima jadinya menyalahkan; diri sendiri.
Ekspresi rasa bersalah ini bisa ke dalam juga keluar. Porsi ke dalam dan keluarnya dapat diindera dan didefinisi. Mudahnya, ekspresi rasa bersalah keluar berbentuk arogansi; baik aktif juga pasif. Ekspresi rasa bersalah ke dalam berbentuk rendah diri; secara fisikal dan juga abstrak.
Secara visual, arogansi itu seperti memandang rendah orang lain. Arogansi aktif, dengan berusaha mengarahkan orang lain di jalan paling benar menurut pribadi, dengan segala justifikasinya. Arogansi pasif, merasa tidak semua orang bisa mengerti dirinya jadi bersikap abai dan bebal, dengan segala penolakan dan inkonsistensinya mempertahankan kebenarannya sendiri.
Sedangkan rendah diri, visual nya seperti terima saja semuanya lalu lakukan lalu butuh pengakuan. Seakan terbuka dan aktif, di sisi lain ada rasa menggantung dan mengaitkan diri. Secara fisikal, seperti anggrek di pohon jambu. Secara abstrak, seperti pemuja, penggemar, fans, penggembira, fatalis.
Selanjutnya, arogansi akan diberi angka satu sedangkan rendah diri akan diberi angka nol. Tulisan ini semacam catatan untuk suatu eksperimen. Kita akan melihat konfigurasi binari dari enam cakra yang ada di tubuh manusia. Secara cocoklogi, kalau dirangkai dengan hexagram yijing kita bisa menemukan personality mbti-nya.
It's time for pseudoscience
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
