AES 027 Empat dari Tujuh, Derita
Derita itu keniscayaan, menderita yang pilihan. Penderitaan hanyalah cara menyampaikan kenyataan ini. Berderita bisa jadi caranya menerima kenyataan ini.
Berderita belum tentu menderita, menderita jelas berderita. Menderita, mengalami derita dan hancur karenanya. Berderita, membawa penderitaan melulu baik sedang mengalami derita atau tidak.
Satu melampiaskan penderitaannya kepada semua yang di sekitarnya, membuat semua menderita terkena akibat derita. Nol menelan penderitaannnya semua tak tersisa bagi sekitarnya, membuat semua menderita mencari-cari sebab derita.
Kategori satu (1) atau nol (0) kah, hambatan aliran pusaran energi keempat ini (cakra hati, anahata ). Kesadaran lokal untuk menjalani hal ini, pertama menyadari, kedua menerima, ketiga mengelola. Kesadaran global, perlu sampai langkah ke enam dari tujuh. Yaaa.. tiga tulisan spontan di tiga hari ke depan lah ya
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

