AES 039 Saturnus
Saturnus di area sakral, dorongannya adalah pembebasan. Batasnya ada pada kebebasan. Bukankah bebas adalah perihal menentukan batas.
Penyelesaian persoalan seringkali tergoda oleh kecepatan dan terjebak oleh kesabaran. Menyelesaikan persoalan dengan perubahan, adalah berubah. Transformasi. Bukan malah masuk persoalan baru sebagai pelarian. Pelarian yang sakral? Hmm..
Berjagalah pada rasa bersalah. Seperti menambal lubang dengan pasir. Terulang berulang sampai tak sanggup pulang. Mengalirkannya pada ketergantungan dan bilang itu rumah yang sudah ditemukan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
