AtomicEssay

AES 059 Tikus

leoamuristpenulis arsip2

Rencananya mau memanaskan mesin motor dan merawat komponen bergeraknya. Caranya ya dengan menggunakannya. Niatnya mau mengendarai ke arah lembang lewat jalur jalan belakang politeknik seputar cihanjuang. Seperti biasa, sudah terbayang belokan yang nanti turunnya lewat cihideung dan muncul di terminal ledeng.

Pakaian terpasang, jaket sudah dirisleting, kaki bersepatu dan tangan bersarung. Helm fullface & masker medis ON. Motornya yang malah gak mau ON. Lihat indikator koq ada peringatan kelistrikan. Accu kah? Karena sudah dua hari tidak dinyalakan. Ah, biasanya tidak. Electric starter tidak ada respon. Beralih ke kick starter, wah... dari suaranya, tidak ada pengapian di busi.

Mulai curiga, jangan2 kabel rusak digigit tikus. Karena konon, motor model ini sering disinggahi tikus kecil yang menggerogoti kabel, saluran angin, & komponen karet lainnya. Ah.. coba dulu start dorong, ala motor balap. Masuk persneling tertinggi, lajukan di turunan sambil tekan tuas kopling, kalau kecepatan sudah cukup bisa lepas kopling & berharap mesin nyala.

Gagal. Benar saja, dari suara sepertinya pengapian mati. Sebelum dorong balik ke garasi yang menanjak, inisiatif memastikan intuisi. Buka jok, lihat perkabelan. Benar saja, habis digigiti tikus.

9296773265?profile=RESIZE_400x

Kesal.

Coba akali, sambungkan beberapa bagian yang putus. Lanjut menutup sambungan dengan lakban kabel sebagai pembungkus. Cek ulang. Aman. Coba nyalakan.

Dinamo starter menyala, sensor error masih menyala. Dengar suara, ah benar masih tidak ada pengapian mengalir ke busi. Insting selanjutnya adalah membuka area tangki bahan bakar untuk memeriksa kabel apa yang rusak oleh tikus mengesalkan itu. Jadi kebayang, pantas saja koruptor digelari tikus.

Hanya kali ini kemalasan mengalahkan penasaran. Insting pun dialihkan kepada call center bengkel resmi. Home sevice besok datang katanya. Nyatanya sih tiga hari kemudian. Hasil pemeriksaan, kabel sensor sudut rebah motor yang putus persis di sambungan soket.

Mekanik pun bertindak dengan solder dan saya bertindak dengan fortune. Jadi keinget lagu solder of fortune. Soldier of Fortune woy! Ohiya. Dan nyala!! Huwaaahkirnya. Bayar-bayar, jatah jajan eskrim pun menghilang. Minta masukan bagaimana mengantisipasi hal ini agar tidak terulang. Karena kabel satu set baru harganya sejutaan belum ongkos pasang.

Lebih baik mencegah daripada mengganti-ganti kan. Katanya, saran terbener untuk tipe motor begini yang jadi idola para koruptor, tikus maksudnya adalah. Rajin dicuci dan diberi wewangian. Oh... okey. Seperti merawat ketek ya, perlu dijaga kebersihan & aroma agar tidak dikorupsi tikus-tikus malam.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41