AtomicEssay

AES 060 Hulu & Hilir

leoamuristpenulis arsip2
Hulu sebagai esensial.
Hilir sebagai sensasional.
 
Ancaman kantong plastik, hentikan saja produksi pabrik. Alih-alih membatasi penggunaannya.

Alasan hadir mengena pada nafkah para pekerja, padahal hanya membela kepentingan pengusaha.

Alasan juga bisa dikenakan pada sejauh mana penggunaan berkurang, sebesar apa sih dampak pengubahan kebiasaan puluh tahunan.

Ah, yang penting ada sensasi. Toh para jamak mengonsumsi.

Hulu sebagai pemahaman.
Hilir sebagai perayaan.

Krisis energi, energi untuk dikonsumsi menipis. Hentikan saja konsumsi. Alih-alih menghentikan aliran energi.

Alasan hadir mengena pada produktivitas. Ya, penguasa membuat para jamak jadi elemen produksi. Baut bagi mesin pabrik.

Ah, bahkan bayi yang baru lahir itu pun fabrikasi definisi-definisi. Indikator, nama dan rencana sekolah untuknya.

Kemudian perayaan kegelapan dimulai, menunda satu jam energi untuk kemudian diledakan dalam koar-koar telah menghemat satu jam.

Ah, koar-koar semenit itu sudah habiskan lebih dari yang dihemat satu jam. Yang penting perayaan, toh kita seringkali butuh pengalihan.

9306901662?profile=RESIZE_400x Yang menggemaskan seperti angsa ganas adalah bahwa sesuatu terjadi, sudah begitu bukan hulu yang dibenahi. Malahan sibuk berisik di hilir.

Rrrr….

Ah, kita memang suka menyangkal. Lalu berkeras-alasan agar tidak dipersalahkan.

Sestagnan itukah? Memberikan diri kepada sistem. Merelakan diri dibodohi para terpelajar licik di kursi para raja cilik.

Merdeka! Kita berteriak di tengah perayaan.
Merdeka memilih! Bahkan untuk memilih jadi bodoh.

tidak pernah ada orang jahat, bodoh saja itu; karena orang pintar pasti berbuat baik

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41