AES 068 Nasehat Rusa
Terkadang, saat kita menang itulah kekalahan. Saat kita kalah, itulah kemenangan.
Bahkan untuk bertahan itu hanyalah alasan, sebagai tempat persembunyian. Karena takut menerima sakit yang tidak diinginkan.
Menyerah itu bisa jadi suatu keterbukaan, menerima apa adanya. Itu pun suatu perjuangan, bukan sebagai masokis ketagihan sakit.
Memang, yang dibutuhkan bukan hanya setia menjaga dan saling mengingatkan. Perlu juga bergabung dalam ruang yang sama, bersama-sama.
Dengan laku sadar bahwa persamaan bukan penyamaan dan kebersamaan bukan kesamaan. Supaya lengkap.
Walaupun kehadiran adalah pengalihan dan kebersamaan itu ketagihan. Kehilangan diri sendiri lah keterjebakannya.
Maka, saling mengingatkan pun penting meskipun tidak lengkap.
“Jadi, apakah kita masih ada?” Mengingatkan.
Bukan men-jangan lupa-kan
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
