AtomicEssay

AES 072 Akar, Tanah, dan Batang

leoamuristpenulis arsip2

Akar dari pohon kehidupan adalah pendidikan. Dari pengalaman terkonfirmasi lah asumsi lima tahun yang lalu ini, sekaligus menemukan ada lagi setelahnya. Jadi, sampai pada akar saja belum lengkap.

Untuk mencapai kepenuhan perlu melampaui keutuhan, yang artinya perlu utuh dulu baru bisa jadi wadah yang terpenuhi. Sambil ingat-ingat kalau kesempurnaan adalah arahnya dan kelengkapan adalah langkahnya.

Go out into the deep, menemukan tanah. Bukankah akar adalah respon terhadap tanah, seperti daun adalah respon terhadap matahari, dan buah adalah respon terhadap cuaca.

Sehebat apapun pendidikan, pengajaran, pengaturan, pengendalian; tanah yang membentuk dan akar yang menyatakan. Lingkungan adalah faktor mendalam dari pendidikan.

Posibilitas apa yang ada di lingkungan, probabilitas transformasi sebesar apa, kausalitas yang seringkali dan selalu terjadi bagaimana. Seperti ini mungkin caranya melihat tanah.

Luas sekaligus dalam. Setelah mata terbuka, kesan itulah yang muncul saat melihat tanah. Semuanya terhubung dan semuanya adalah satu, tanah. The earth. Bahkan lautan pun ada di atas tanah.

Sedalam-dalamnya lautan di dasar terdalamnya adalah tanah. Mulai merasa kecil lagi, mulai merasa tidak berdaya lagi. Mulai merasa perlu ada yang dilampaui.

Menuju tanah, mulai dari yang kecil. Tanah terkecil adalah pot, kekecilan eh.. luasin lagi, tanah terkecil adalah rumah. Hmm.. kebesaran yah.. Bingung. Baiklah, istirahat dulu. Sambil melihat batang. Waah.. dari pohon kehidupan, batang adalah misteri paradoks.

Mulai galau, jadi eksplorasi pohonnya lanjut ke tanah atau ke batang nih. Ambil batang ya lepas tanah. Ambil tanah jelas perlu lepas batang. Yaudah, istirahat dulu.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41