AtomicEssay

AES 078 Second law of systems thinking

leoamuristpenulis arsip2

The harder we push, the harder the system pushes back. Mudahnya, yang namanya maksain gakkan pernah bener pencapaian. Yang ada malah benar-benar kecapaian.

Seperti ngegowes sepeda di jalan raya, merasa betisnya betis kuda jadi maksain melaju di tengah ambil lajur kanan nyusul lamborgini. Yah, gak lamborgitu juga kali ya kalau maksain.

Lapisan lebih dalam dari hukum ini adalah shared interest. Jadi pemaksaan itu bisa "hilang" kalau ada satu kemenarikan yang dirasakan bersama. Kemenarikan? Minat maksudnya.

Hal baik yang tidak berkaitan dengan minat akan jadi pemaksaan kalau didorong lakukan. Seperti sepedahan, baik untuk kesehatan dan latihan vestibular system yang berkaitan dengan spatial awareness. Kesadaran ruang, keseimbangan, sampai kewarasan.

Persoalannya kan minat pengemudi lamborgini tadi merasakan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan yang lapisan perkerasan aspalnya mulus. Sedangkan minat pesepeda tadi adalah olahraga kesehatan.

Jadi, kalau pesepeda tadi berolahraga demi kesehatan di jalan tol kemudian nyusul mobil. Itulah pemaksaan, terlalu ngepush. Akhirnya pushback nya lebih keras lagi.

Angin knalpot mobil yang ngegas langsung menghempaskan pesepeda tadi sekaligus dengan sepedanya. Dari ruas jalan terlempar dia mendarat di trotoar.

Selesai lah konflik dengan pengendara mobil. Mulailah konflik dengan pengendara sepeda motor. Lha koq? Iya, trotoar kan area perebutan pesepeda dan pemotor, padahal pejalan kaki yang memilikinya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41