AtomicEssay

AES 104 MANDIRI

leoamuristpenulis arsip2

Mandiri itu bukan berarti melakukan semuanya sendiri.

Beberapa orang, eh banyak sih sebenernya, mematok pikirannya kepada pemikiran bahwa mandiri adalah melakukan semuanya sendiri.

Menurut saya, pemikiran itu adalah sebuah delusi besar!
Sebesar gajah di pelupuk mata.
Makanya gak kelihatan.

Mandiri bukan berarti sendiri.
Mandiri artinya melaksanakan inisiatif mulai dari diri sendiri.

Bukan hanya mengatakan meningkatkan inisiatif kemudian kembali ke kebiasaan lama, yaitu menunggu keajaiban.
Justru, mandiri itu melaksanakan inisiatif.

Inisiatif menuliskan.
Keterampilan apa yang aku kuasai sebagai kelebihanku.
Hal-hal apa saja yang aku perlukan namun tidak aku kuasai, sebagai kekurangan.
Siapa saja yang memiliki kelebihan yang mampu mengisi kekuranganku.
Siapa saja yang memiliki kekurangan yang dapat diisi kelebihanku.

Demikianlah mandiri bukan berarti sendiri.
Mandiri berarti merangkaikan tulisan tadi menjadi jadwal apa yang akan aku lakukan.

Misalnya, Senin ketemu dia yang kelebihannya bisa mengisi kekuranganku. Selasa ketemu doi yang bisa kuisi kekurangannya dengan kelebihanku. Rabu ketemuan bertiga bikin kesepakatan kolaborasi.

Kamis, uji coba pertama. Jumat, evaluasi tahap awal dan susun jadwal untuk minggu depannya. Sabtu minggu istirahat, main, olahraga, atau makan seharian, atau sok berbakti bantu-bantu beresin rumah.

Demikianlah kemandirian menjadi obat bagi,
bingung gak tau perlu melakukan apa, padahal sudah mikirin ini sendirian berabad-abad lamanya, sampai gak sempat melaksanakan pemikiran sendirian itu.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41