AES 109 Mengalur

Apanya yang mengalir kalau tidak ada kemampuan, malah sibuk mengatur untuk merasa mampu saja. Apanya yang mengalir kalau tidak ada keterampilan, malah sibuk mengatur untuk merasa terampil saja. Apanya yang mengalir kalau tidak kuat dasar pijakan, malah sibuk mengatur untuk merasa kuat saja.
Bukankah seringkali untuk memasak telor ceplok yang paling benar perlu kemampuan menulis seratus kata yang menggambarkan perasaan, perlu keterampilan meregangkan badan rutin setiap pagi dan malam, dan perlu penjadwalan kuat waktu makan. Bukan sekadar pesan dari warung makan di aplikasi ponsel genggam.
Makanya di antara mengalir dan mengatur perlu ada mengalur. Apa yang dialurkan, tidak bukan adalah kemampuan, keterampilan, dan kekuatan pijakan. Karena ketiga hal itulah yang dialirkan dalam mengalirkan dan yang diaturkan dalam mengaturkan. Bukan sembarang mengalir saja atau mengatur saja.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 514 Apa Yang Perlu Saya Lakukan?
Adalah pertanyaan yang lagi sering saya dengarkan berseliweran di udara, ini dapat jadi salah satu indikator ketakutan . Takut salah, misalnya. Bahkan dengan kemampuan sebesar apapun dan keterampilan semahir apapun, akan batal oleh ketakutan berbuat salah ini. Mirisnya, salah yang terjadi pun bisa…

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

