AtomicEssay

AES 123 Kuasa

leoamuristpenulis arsip2

Seringkali kita merasa memiliki kuasa.
Sehingga kesempatan yang dititipkan, kita habiskan tanpa menyisakan untuk dia yang butuh kemudian.
Sehingga akses yang dipercayakan, kita gunakan tanpa menghiraukan dia yang menanggung wewenang.
Sehingga lambang yang disematkan, kita gunakan tanpa kepatutan tata cara penggunaan yang elegan.

Seringkali kita merasa memiliki kuasa.
Hanya karena mengerti hal yang tidak dimengerti orang lain.
Hanya karena memiliki hal yang tidak dimiliki orang lain.
Hanya karena melakukan hal yang tidak dilakukan orang lain.

Tidak heran jadinya banyak kejadian memberatkan yang melahirkan banyak peraturan.
Ketidak tahuan melahirkan rasa memiliki kekuasaan.
Pengetahuan membutuhkan waktu untuk merasuk badan.
Aturan adalah jalan cepat untuk membuat pengalaman.

Dengan harapan, pengalaman yang merasuk badan menghadirkan pengetahuan.
Bahwa elegan adalah suatu keniscayaan bagi pemegang kekuasaan.
Dillaksanakan jadinya pembebasan.
Diabaikan jadinya pengekangan.

Elegan membutuhkan prosedur pelaksanaan.
Bagaimana caranya tahu?
Tanya.

Tanya?
Apa yang perlu kulakukan kalau ku hendak melakukan...

Oh..
Ya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41