AtomicEssay

AES 128 Rupa-rupa Pura-pura

leoamuristpenulis arsip2

Pura-pura tidak selalu buruk, juga tidak selalu baik. Pura-pura baiknya tidak dilestarikan, karena ini hanya fase yang perlu dilampaui. Kalau kura-kura, iya perlu dijaga kelestariannya. Penyu juga. Perlu juga.

Pura-pura yang adalah fase yang perlu dilampaui adalah pura-pura yang etis, maksudnya dilakukan berdasarkan etika dan moral. Bukan untuk keuntungan pribadi, seperti pura-pura mengerti biar bisa cepat pulang.

Dari contoh kasus pura-pura itu, sebenarnya bisa dikategorikan di kedua kutub. Pura-pura yang diperlukan di kutub yang satu, dan pura-pura yang tidak diperlukan di kutub lainnya.

Pura-pura yang diperlukan adalah pura-pura yang akan dilampaui. Sedangkan pura-pura yang tidak diperlukan adalah yang berpusat pada kesenangan pribadi saja.

Pura-pura yang diperlukan dari contoh kasus di atas adalah saat terjadi dalam konteks dipalak preman jalanan. Biasanya preman kan banyak ngomong yang intinya minta uang, pura-pura ngerti aja biar bisa lari.

Sedangkan pura-pura yang tidak diperlukan adalah saat terjadi di kelas belajar. Karena ingin cepat pulang, pura-pura mengerti. Eh, besoknya saat mau berkarya tidak tahu apa-apa. Jadi merepotkan banyak orang.

Begitulah kura-kura, eh kira-kira, penjelasan singkat dari dua rupa pura-pura. Yang diperlukan untuk dilampaui diri sendiri dan yang tidak diperlukan yang merepotkan banyak orang. Hmm.. tambah satu rupa lagi deh.

Rupa dari pura-pura yang adalah bentuk proteksi diri. Seperti bunglon yang pura-pura jadi daun. Atau rodent (apa ya istilah bahasa Indonesianya) yang pura-pura mati untuk menyelamatkan diri.

Yang jadi kunci dari proteksi diri adalah melindungi diri agar mampu melanjutkan perkembangan dirinya. Bukan untuk melanjutkan kesenangan malas-malasan saat ini saja. Itu sih isolasi, bukan proteksi.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41