AtomicEssay

AES 136 Gemuruh

leoamuristpenulis arsip2

Bukan petir yang menumbuhkan tanaman, justru adalah hujan. Ini bisa jadi maksudnya bukan keterampilan memutar kenop suara ke tingkat terbesar, justru kontak aksi kecil-kecil yang terakumulasi yang mengembangkan tanaman. Begitupun, katanya kita tidak pernah menanamkan apa-apa sehingga kita tidak akan kehilangan apa-apa.

Memang, ini bukan soal apa yang kita tanamkan kepada orang lain yang kita harapkan tumbuh dengan meneriaki mereka agar patuh. Malahan, ini soal apa yang telah tertanam dalam diri kita yang perlu dinyatakan lewat tindakan-tindakan kecil-kecil melalui kontak langsung dengan patut.

Ketika seorang bijak menunjuk pada bulan, semua orang-orang malah memperhatikan jari penunjuknya. Maksudnya mengajak menyadari cahaya bulan yang adalah pantulan matahari, majunya malah membahas aksesori dan warna kutek yang paling pas sesuai dengan bentuk tulang jari.

Kemudian sibuk sendiri berusaha memenuhi definisi diri, yang sebenarnya hasil imitasi dari sosok yang dikagumi. Merasa dirinya adalah idolanya, melakukan yang dilakukan idolanya malah jadi panggilan jalan hidupnya. Delusi kah yang demikian, tidak apa yang penting membanggakan.

Apa lah yang paling penting dimiliki selain kebanggaan. Tidak heran kalau kemalasan selalu lahir dari ini. Bahkan perlawanan itu jadi tampak sebagai bentuk mempertahankan inersia. Juga tuntutan vokal teriakan saran komentar tuntutan ketegas-jelasan itu untuk menciptakan celah tempat meringkuk bermalas-malasan.

Kalau kita mengerjakan sesuatu yang kita cintai dan mencintai sesuatu yang kita kerjakan, kita tidak akan pernah membutuhkan liburan. Kalau yang kita kerjakan menghasilkan dampak yang saling mengembangkan, tidak perlu mencari perkembangan dari melakukan kegiatan sampingan luaran tambahan, dengan label kebaruan.

Ya, kau hebat karena berhasil mengendalikan sang pengendali. Dan, orang sepertimu yang melakukan seperti yang kau lakukan itu pun banyak. Jadi semuanya hebat, sehingga kehebatan ini adalah sesuatu yang biasa. Keluar dari kebiasaan, coba bayangkan bagaimana kalau ternyata;

Sang pengendali memang mengendalikanmu untuk mengendalikan sang pengendali itu dan merasa hebat karena berhasil. Keberhasilanmu sebenarnya adalah keberhasilan sang pengendali kan kalau begitu. Mungkin ini maksud dari perkataan, ketidak tahuan adalah kebahagiaan. Ignorance is a bliss.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES513 Saksang Kapau, Kairos!

Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

leoamurist00
AtomicEssay

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat

Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

leoamurist00
AtomicEssay

AES511 Ākāra

Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…

leoamurist41