AES 147 Memahami - (3,5menit)

Mengetahui itu sulit, karena perlu mengalami. Mengalami pengetahuan, baik secara langsung, maupun diberi taHu, juga diberi sambal kecapnya juga jadi enak. Mengalami secara langsung ini pun bisa sukarela bisa terpaksa, bukankah kita hanya merespon ruang lingkungan tempat kita berada. Melawan atau mengikuti, tetap saja respon ruang. Makanya, bebas itu jadinya ilusi.
Mengerti lebih mudah, karena setelah mengetahui tinggal bikin saja narasi. Pengertian hadir bersama bahasa. Memang bahasa/kata tidak bisa menggambarkan semuanya, begitupun semuanya hanya bisa digambarkan dengan bahasa/kata/simbol. Seperti kata/bahasa/simbol bebas, menggambarkan perlawanan sekaligus penyesuaian. Mengingat bahwa apapun yang kita lakukan hanyalah merespon lingkungan.
Memahami juga sama sulitnya dengan mengeTaHui, karena perlu mengalami. Mengalami bahwa pengertiannya salah. Mengalami bahwa pengertiannya tidak sesuai. Mengalami bahwa pengertiannya kurang. Mengalami bahwa orang lain pun memiliki pengertiannya sendiri-sendiri. Memahami jadinya adalah kemampuan untuk mengendalikan diri di tengah arus pengertian, di atas ban karet pelampung bernama mengerti. Seperti main arung jeram di selokan.
Memangnya kemampuan apa sih yang diperlukan untuk menjadi paham? Mampu untuk merevisi pengertian diri sendiri dalam keterangkaiannya dengan pengertian orang lain, di situasi lingkungan yang berbeda-beda. Seperti kata peribahasa, lain ladang lain belalang. Blang blang blang blang, yang belang memang lebih enak! Haish iklan. Langkah praktikal pertamanya adalah mengendalikan diri untuk tidak memaksakan pengertian sendiri kepada yang lain.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES513 Saksang Kapau, Kairos!
Lumayan tergelitik di kemarin pagi, ketika sedang obrolan membahas jagat raya semesta smipa. Ada satu kelompok jenjang remaja yang berencana memberi nama kelompok kudapan tradisionalnya, saksang. Woaa... saksang yang saya tahu sih bukan kudapan, karena berdasar pengalaman pribadi; Sepiring saksang…

AES512 Terlalu Giat Sampai Galat
Terlalu giat mempelajari sampai galat belajar. Pernah kan dalam obrolan, ketika kita sedang berbicara dan mengambil sedikit jeda untuk menarik napas demi melanjutkan kalimat. Eh, ada yang menyela masuk memberikan pandangan sepanjang satu paragraf tanpa jeda napas. Isinya mengoreksi hal-hal yang seb…

AES511 Ākāra
Menemukan kata dari bahasa sanskerta ini, bikin segar pandangan perihal "akar." Bukan hanya soal asal, tidak melulu soal dasar, lebih luas lagi ini mencakup soal ruang, naungan, bahkan sampai menyentuh bentuk dan tata laksana. Akāra, ākāra, ākara, akara. Soal bentuk, jadi teringat kalimat lama yang…
