AES001 - Flexible but not really flexible

"New Year, New Me!" Menurutku, kata-kata itu bukan sekadar jargon biasa di tahun 2025 ini, karena di tahun ini banyak hal baru yang harus disesuaikan lagi dalam hidupku. Tahun 2025 ini aku sedang fokus untuk membiasakan kebiasaan baru, khususnya soal manajemen waktu atau mungkin disiplin waktu. Karena di usia yang tidak bisa dibilang muda, namun belum terlalu berumur juga, hal yang paling berharga yang saat ini dimiliki sepertinya hanya waktu.
Setelah 2,5 tahun aku bekerja di bidang F&B, yang memiliki jam kerja yang random dan dinamis, bisa 12 jam sehari, bisa 8 jam sehari, bahkan bisa lebih dari 12 jam sehari (terutama saat ada event atau reservasi), aku menyadari bahwa pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel justru menuntut kita untuk lebih disiplin, khususnya soal waktu.
Dari kebiasaan selama 2,5 tahun tersebut, banyak pelajaran yang aku ambil, terutama soal manajemen waktu. Kapan harus tidur, kapan harus bangun, kapan harus bertemu orang, memastikan jam buka supplier, dan menentukan jam event agar kapasitas tempat duduk tetap optimal. Biasanya aku memulai semua itu sekitar jam 10 pagi selama 2,5 tahun. Bangun jam 5 pagi, selain untuk ibadah, mungkin hanya karena aku belum tidur saja. Bisa tidur sebelum jam 12 malam juga merupakan hal langka selama bekerja di bidang ini. Tidak ada yang disesali dari hal tersebut, namun banyak hal yang harus disesuaikan dan dipelajari lagi soal "waktu."
Mendapatkan kesempatan untuk berkenalan lebih dalam dengan semi palar adalah salah satu jalan untuk memulai aktivitas intens di pagi hari, yang benar-benar membuat hari-hariku terasa lebih bermakna. Bisa memulai hari dengan semangat lebih pagi dari biasanya, dan merasa memiliki sisa waktu yang lebih banyak dari 24 jam.
Mungkin itu sekilas ceritaku tentang kebiasaan dan arti waktu sejauh ini. Semoga ilmu yang aku dapat terus bertambah setiap harinya, hingga akhirnya aku bisa memaknai sesuatu yang berbeda lagi sesuai dengan pengalaman dan ilmu yang aku dapatkan.
Komentar (1)
Terima kasih Ica untuk tulisan perdananya. Semoga bisa berlanjut ya
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES001 Benarkah... Kita Jadi Gak Sabaran dan Jahat karena Kapitalisme??
Kalau dipikir-pikir, ada masa di mana hidup kita sebagai manusia belum disetir total oleh logika kapitalisme. Dulu, masyarakat praindustri kalau bikin kerajinan, masak, bertani, atau bangun rumah dilakukan sebagai bagian dari keseharian aja. Pekerjaan belum sepenuhnya dipisahkan dari keseharian man…
Vhania22
AES001 Memulai
Aku sempat bingung, harus menulis apa di sini. Apakah semua tulisan harus terasa positif, atau boleh juga menuliskan hal-hal yang belum selesai di dalam diri? Karena tidak setiap waktu kita bisa berpikir dengan jernih, aku sempat berputar-putar cukup lama, mencari-cari apa yang akan aku tulis untuk…
Nawwa30
AES001 Persoalan Aku, Lumut dan Waktu
Suatu sore saat aku mengikuti kelas Bivitri Susanti seorang yang ku kagumi jika itu menyangkut hukum. Perempuan. Aktivis. Ahli Tata Negara. Keren sekali. Aku ditugaskan menuliskan policy brief tentang MBG, disana ada pertanyaan mengusik dari teman kelompokku, "Buat apa sih toh ga akan diterima". Ji…

