AES001 - Selametan

Lovendriapenulis arsip2

19 Agustus 2023, pada tanggal ini ada dua kegiatan seru. Yang satu disebut "selametan" dan satunya lagi "camping riung riang CM"

Selametan ini acara yang baru bagiku. Sedangkan yang riung riang sudah beberapa kali ikut. Pilihan yang sulit antara bermain dengan teman baru atau teman lama. Syukurlah ada perbedaan waktu, walaupun terkena irisannya. Karena selamaten ini dari pagi ke sore dan riung riang dari pagi sampai pagi besoknya. Akhirnya diputuskanlah untuk ikut selametan dan terlambat ke riung riang. 

Beberapa hari sebelum 19 Agustus 2023 untuk acara selametan, saya sudah sangat antusias. Acaranya ada kelompok-kelompok kecil. Dalam hati saya, akan banyak perlombaan dan persaingan. Dimulai dari menyiapkan nama kelompok, bendera serta yel-yelnya. Pasti seru kompetisinya nih.

Cerita tentang nama kelompok. Awalnya beberapa nama latin tanaman air disebutkan, tapi akhirnya terpilih eceng gondok. Saya suka meriahnya diskusi tentang eceng gondok ini. Banyak candaan tentang eceng gondok. Mengapa memilih eceng gondok? karena tanaman ini selalu eksis, cepat berkembang biak dan akhirnya menguasai lahan. Yeeeiiii. Kami akan menang, begitu pikirku.

Dilanjut membuat bendera. Saya mencoba membuat desain bendera. Namun setelah desainnya dikirimkan di grup, barulah saya tahu di kelompok ini ada desainer hebat. Desain mereka lengkap, jelas, keren dan membuat desain saya seperti karya anak ingusan. Kata istriku: "orang sepertimu banyak di sini, dan dengan kemampuan yang hebat-hebat." Walau begitu, saya senang sekali. Ternyata kelompok ini sangat aktif. Kelompok aktif artinya kemenangan ada di kelompok saya.

Dan yang terakhir tentang yel-yel, kami punya orang tua murid yang punya sekolah musik. Yel-yel itu urusan beliau pastinya. Ah, ini kelompok yang sangat lengkap, 19 Agustus 2023, kami akan menang. 

Seharusnya acara selametan ini diadakan setiap tahun, di awal-awal tahun ajaran baru. Tapi covid itu menyerang, sehingga beberapa tahun tidak diadakan. Begitu cerita yang saya dengar. Dan melalui acara ini, kabarnya bisa saling kenal dengan warga SMIPA yang lain. 

Tanggal 19 Agustus 2023 tiba, saya sudah siap sekali untuk berkompetisi. Dimulai dari bendera yang dicetak meriah, yel-yel yang menyenangkan, dan kelompok yang hebat. Persiapan saya untuk menang sudah lengkap, tinggal mengikuti acara demi acara.

Sesampainya di lokasi, kami diharuskan untuk mencari semua anggota kelompok sebelum bisa masuk ke tempat acara. Syukurnya anggota kelompok sudah datang pagi hari. Jadi kelompok kami bisa masuk lebih awal, walau ada beberapa kelompok yang sudah datang lebih awal. Yang artinya, bakal ada persaingan seru di sini.

Sambil berjalan ke lokasi acara, kami saling berkenalan dan mengakrabkan diri. Jujur aja, saya ga hapal semuanya, dan sekarang jadi banyak yang lupa. Maaf. Sesampainya di sana, kelompok kami dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu yang usia kecil dan besar. Dan keluarga saya berada di usia besar. Kegiatan usia kecil bermain di sekitar lokasi utama sambil mengumpulkan petunjuk-petunjuk. Sedangkan usia besar akan melakukan hiking di tempat yang lebih luas.

Setelah menerima arahan dari Kakak panitia, kami mulai berjalan ke lokasi yang pertama. Di lokasi pertama, anak-anak menyusun puzzle. Hasilnya kami diminta untuk mencari bahan di jalan sesuai dengan petunjuk dari puzzle tersebut. Saya mulai berpikir, kok ga ada kompetisinya ya? mungkin nanti terakhir nih.

Lalu berlanjutlah ke lokasi kedua, ketiga dan seterusnya, tanpa ada kompetisi antar kelompok. Berbeda sekali dengan yang ada di pikiran saya. Kenapa begini ya? tidak ada pertandingan sama sekali. Dan di akhir perjalanan, kami diminta untuk menuliskan doa untuk sungai dan mendapat satu potong kain yang besar. Kami lalu berkumpul kembali ke lokasi acara sambil membawa potongan kain besar tersebut. Di sana, sudah ada beberapa kelompok yang telah menyelesaikan tugasnya dan mendapatkan potongan kain besar juga. 

Kelompok usia kecil kami juga sudah berhasil membawa beberapa potongan kayu. Mungkin sebentar lagi akan dimulai kompetisinya, ketika kelompok-kelompok lain sudah menyelesaikan tugasnya. Semangat kompetisiku belum padam. Tapi belum semua kelompok berkumpul, ada suara-suara yang meminta untuk menyatukan potongan kain-kain tersebut. Di sinilah aku sadar, tidak ada kompetisi sama sekali antar kelompok. Yang ada adalah kerjasama. Setiap orang mulai tolong menolong untuk menyatukan potongan kain-kain besar tersebut. Kain tersebut bergambar bumi. "Bumi kita rumah kita".

Berbeda sekali dengan pandangan awal saya, agar menang dan bersenang-senang. Di sini, kami semua diajak merenung, di bawah kibaran bendera merah putih raksasa, mengitari bumi dengan diisi air dari berbagai lokasi dan kumpulan tulisan doa dari anak-anak. Dan akupun turut berdoa semoga bumi menjadi lebih baik. 

Sekolah ini memang agak "aneh", sesuai kata anakku. "Aneh" yang menyenangkan. Terima kasih selametan.

Komentar (2)

Andy Sutioso

Waah, ada tulisan perdana dari Pen. Terima kasih banyak, menarik sekali ceritanya - ternyata ada ekspektasi yang berbeda ya dari apa yang terlaksana. Semoga jadi pengalaman bermakna. Semoga juga berlanjut di tulisan berikutnya. Salam. . Terima kasih juga apresiasinya. Sekolah Aneh yang Menyenangkan.

Lovendria

Terima kasih Kak Andy. Sudah lama mau tulis ini. Akhirnya kesampaian juga.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES0011 Di Bawah Terik Matahari

(Foto: Keningku Pasca Selametan dan Sempat Papanasan dengan Peci makanya Tapakan Kotak) Puji syukur ialah ucapan syukur Yang barangkali tepat Untuk episode hidup Di mana diriku bisa mengalami ini Selametan ini Selametan Semi Palar Selametan yang berbeda Tapi bukan Bukan beda esensinya Esensinya mun…

Naufal90
AtomicEssay

AES63 Selametan

Merangkai cerita, menjahit harapan, melepaskan doa-doa baik. Acara Selametan pekan lalu sangat istimewa bagi saya. Ada rasa teduh yang menghangatkan dan mengantarkan kami masuk untuk mengalami rangkaian kisah panjang bersama. Menjadi cerita istimewa betapa berharganya anak-anak berlari dengan bebas…

yantisuryanii792
AtomicEssay

AES561 Air Bumi dan Kendi

Salah satu tantangan yang diberikan kepada kelompok peserta Selametan adalah membawa air yang diambil dari bumi (air tanah) bisa dari sumur gali atau sumur bor. Kenapa air dari bumi? Karena air dari bumi adalah air yang masih jadi bagian dari siklus alamiah air. Air yang jatuh ke bumi dari air huja…

Andy Sutioso40