AtomicEssay

AES003 - Pemicu Reflektif Internal dari Hasil Pemikiran Sederhana Anak-Anak

frismapenulis arsip2

Apresiasi tinggi untuk Kak Mamat dan Kak Putri, mengenai guliran aktivitas di rabu siang untuk anak-anak SD 3 yaitu mengenai pembuatan refleksi diri selama berjalannya satu tema yang sedang dijalani yaitu ‘Membangun Kota Anagata’. Di dalam guliran aktivitas membuat infografis refleksi diri, anak-anak diberikan tantangan untuk menggambarkan diri mereka secara visual detail jua menuliskan apa yang ia sudah capai, apa yang ia ingin bangun, apa yang bisa dilakukan untuk menjadi strategi, dan kutipan-kutipan penyemangat bagi dirinya.

Berkeliling saat anak-anak berpikir mendalam di sudut-sudut yang mereka pilih, melihat bagaimana anak-anak tanpa kesulitan dapat merefleksi dirinya dalam hal yang sudah mereka kuasai dan ke depannya akan mereka kuasai menjadi salah satu momen mengelus batinku untuk melihat kembali secara reflektif ke dalam diri. Bagaimana keindahan dalam aktivitas tersebut adalah melihat bagaimana anak-anak sangat jeli untuk menuliskan hal-hal sederhana sebagai pencapaian yang mereka yakini mereka sangat bangga dapat membangunnya sebagai sebuah kebiasaan dan kebaikan yang berkelanjutan.

Sementara, jika direfleksikan ke dalam diriku, banyak hal yang semakin komplek ketika menginjak usia dewasa. Dimana penilaian apa yang sudah dicapai tidak lagi (mungkin lebih kepada jarang sekali) merambah ke hal-hal yang kecil. Selalu menengok lebih jauh, lebih atas, dan lebih besar. Seringkali mengabaikan nilai-nilai kecil yang tercapai oleh diri tanpa pengakuan oleh diri itu sendiri menjadi rantai putus untuk menilai diri secara menyeluruh dan menikmati tiap-tiap perubahan kecil, pembaharuan hidup sepersekian, yang akhirnya terlena hanya karena hal-hal yang terlihat besar, megah, dan bernilai bangga secara umum dalam kacamata sosial.

Sementara, anak-anak dengan besar hatinya melihat berbagai perubahan kecil seperti tidak lupa barang, bisa mandi air dingin, bisa membersihkan alat makan sendiri menjadi suatu pencapaian besar yang sangat mereka apresiasi setiap perubahannya yang akan membawa mereka menjadi baik dan lebih baik lagi. Menjadi sebuah pembelajaran makna bahwa penilaian terhadap diri bukanlah suatu hal sulit karena ukuran pencapaiannya, melainkan menjadi suatu hal sulit karena kita melewatkan hal-hal mikro yang padahal dalam hakikatnya hal-hal tersebut adalah fondasi dari hal-hal makro yang selalu dicari.

Komentar (3)

Andy Sutioso

https://ririungan.semipalar.sch.id/kak-andy/blog/5314/aes542-small-things-matter Menarik... mungkin nyambung sama posting saya yang ini ya...

frisma

Waaaah relevan sama tulisan kak andy! "Mulai dari yang kecil" :D

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES015 - Fasi Pisa dan Korelasi Pikir Solusi

Dua kali jumat, menemani anak-anak SD 1 bersemangat sekali ke Fasi Pisa (Fasilitas Pilah Sampah) untuk menyortir sampah yang mereka sudah bawa dari rumah untuk dimanfaatkan di SMIPA. Mendengar obrolan-obrolan kecil mereka mengenai bagaimana mereka sangat berkontribusi dalam memilah sampah yang ada…

frisma10
AtomicEssay

AES013 - Bertelanjang Kaki sebagai Manusia

Salah satu hal yang menarik perhatian dari rumah belajar (yang aku alami, pun dari lingkung sekitar yang mengetahui Smipa) ini adalah ketelanjangan kaki di area lingkup sekolah. Kaki-kaki anak menyentuh berbagai macam hal yang ada di sekolah termasuk makhluk hidup lain yaitu tumbuhan dan tanah. Ber…

frisma10