AES009 Dedikasi
Mega1
Kemarin, dalam informasi yang disampaikan melalui grup WA orangtua Pramuka -yang diikuti si sulung- kami dikejutkan oleh berita sakitnya seorang kakak pembina. Bukan sakit biasa, melainkan serangan stroke. Kaget tentu saja, karena hari Sabtu dua hari sebelumnya, Kak Aje -demikian kami memanggilnya- masih membina anak-anak Siaga latihan Pramuka secara daring. Aku sempat mendengar suaranya yang penuh semangat seperti biasa. Tertawa-tawa, sembari memberikan tebakan untuk anak-anak.
Beberapa minggu sebelumnya, Kak Tony yang biasa membina anak Siaga terkena demam berdarah. Latsab sempat ditiadakan karena tidak ada pembina yang bisa mendampingi anak-anak. Sabtu kemarin Kak Tony sedang memeriksakan diri ke dokter, sehingga digantikan oleh Kak Aje di tengah kesibukannya yang cukup padat.
Kakak-kakak pembina Pramuka di Gugus Depan 19-20 memang luar biasa. Belasan, bahkan puluhan tahun mengabdi tanpa pamrih, mendampingi anak-anak berlatih setiap Sabtu. Bahkan, beberapa bulan sejak pandemi mereka mengadakan pertemuan daring untuk memfasilitasi anak-anak, meskipun kadang pesertanya kurang dari hitungan jari tangan. Seorang kakak pembina yang saat ini tinggal di Amerika pun menyediakan waktunya agar latsab bisa tetap terlaksana.
Untuk mengatasi rasa jenuh anak-anak selama pandemi, suatu kali diadakan kemping (pura-pura) di rumah masing-masing. Anak-anak membangun tenda di dalam rumah/pekarangan, mengadakan pertunjukan virtual yang ditonton bersama-sama, dan memasak sarapan sendiri. Seru! Kakak-kakak memantau via zoom yang diadakan beberapa kali. Dan, minggu depannya kami dikejutkan oleh kemunculan Kak Tony di depan rumah, membawakan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) Berkemah. Rupanya semua anak yang ikut kemping di minggu sebelumnya mendapatkan emblem istimewa yang hanya bisa didapat jika mereka mengikuti Persami (Perkemahan Sabtu Minggu).
Sampai detik ini keadaan Kak Aje belum kami ketahui secara pasti, tapi kami akan terus berdoa untuk kesembuhannya. Dedikasi, cinta tulus tanpa pamrih, dan semangat kakak-kakak pembina telah menginspirasi kami semua. Anak-anak akan banyak belajar tentang arti pengabdian yang sesungguhnya.
Komentar (2)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES054 Menua Bersama
Tahun ini merupakan tahun yang sangat istimewa bagiku, seiring dengan kehadiran dekade baru dalam hidupku. Ya, hampir semua teman seangkatan, baik teman sekolah maupun kuliah, di beberapa grup WA yang kuikuti, juga memasuki tahapan yang kami sebut golden age. Selain pertambahan usia baru, yang memb…
Mega43
AES053 Learn, Unlearn, Relearn (3)
Akhir 2024 kemarin aku berkesempatan naik kereta jarak jauh, Bandung - Malang, selama 13 jam. Ini kali pertama setelah lebih dari 20 tahun lalu aku tidak pernah berkendara selama itu menggunakan kereta api. Tentu, banyak sekali perubahan yang kurasakan. Kulihat, KAI banyak berbenah diri. Gerbong ke…
Mega23
AES052 Sebuah Perjumpaan pada Sebuah Musim
Bulan Januari. Hujan masih sering turun, meskipun tidak sekerap bulan November dan Desember kemarin. Buah rambutan mulai sering terlihat tergantung di kios-kios buah di tepi jalan. Aku jadi teringat, di suatu sore kira-kira dua bulan lalu, saat aku sedang mengupas buah mangga, tiba-tiba sebersit ra…
Mega30
