AES01 - Langkah Pertama

Berawal dari pengalaman yang akan terus terngiang dan jadi pelajaran berharga, peristiwa "spidol hijau yang jatuh" saat kegiatan membuatku jadi tersadarkan, tidak semua hal yang menjadi masalah harus langsung kamu selesaikan, tapi kamu perlu waktu untuk diam lalu amati dan perhatikan dari segala aspek untuk lebih tau peran apa yang kamu akhirnya bisa lakukan, karena ternyata pada akhirnya saat hal yang menjadi masalah ini terselesaikan dengan baik, rasa yang muncul malah bisa menjadi lebih menenangkan hati, tanpa harus memotong proses belajar dari orang lain, rasa syukur telah berhasil menyelesaikan masalah dan rasa terimakasih kepada pihak yang terlibat pun menjadi senyum yang paling manis :)
Langkah pertama mungkin menjadi yang paling berat, karena akan berperang dengan mental dan juga fikiran lalu kebiasaan yang sudah terbentuk sejak lama, tapi setelah langkah itu dibuat, semua akan mengalir tapi masih harus dalam kontrol hati dan pikiran yang bisa kita kendalikan, bila masih belum bisa dikendalikan, kita sebagai manusia kiranya bisa mengikuti alurnya dan terus berusaha. Menjadi seorang yang tidak tahu menjadikan kita orang yang akan terus belajar, kosongkan dulu gelasnya tanpa menghakimi sudut pandang manapun, jangan takut untuk melangkah, dan belajar untuk menjadi lebih baik lagi.
Ambil langkah, Bandung 19 April 2026, new path, new me.
Komentar (2)
Terima kasih kak Harry catatan pertamanya. Selamat buat esai pecah telornya. Spidol yang sempat hilang ternyata bisa jadi bahan pembelajaran yang cukup mendalam. Semoga prosesnya terus bergulir. Nuhuun.
betul kak Andy nerap banget hehehe .. aamiin, terima kasih banyak .. tetap akan terus berproses dan belajar
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES 001 - Gemuruh Ricuh Isi Kepalaku : Kehidupan Setelah Lulus Kuliah
Kalau membahas tentang kuliah, pasti hal pertama yang terlintas dikepalaku itu proses penulisan skripsi dan segala dramanya. Drama diri sendiri, dengan dosen pembimbing, dan isi kepalaku beserta pikirannya tentang kehidupan setelah kuliah yang terbayang sangat indah, lega, dan tanpa beban. Pada saa…

AES951 Siap Bersekolah
Pagi ini di ruang tempat kami berdiskusi - berkoordinasi, terdegar suara tangisan seorang anak. Hari Selasa ini kami baru memasuki hari ke lima bersekolah, di TP ke 22 ini. Mengamati sebentar, sepertinya ini terjadi karena kenyamanan teman baru ini di rumah barunya. Murid di TK-A yang masih perlu w…

AES 72 BAGAIMANA BENTUK TUHAN?
Apa yang kita ingat saat kita berusia 5 tahun? Pernahkah terpikir tentang bagaimana bentuk Tuhan? Kawan Saron, teman ajaibku di 2 tahun terakhir ini. Menemani mereka dari Sobat Dero yang usianya 4 tahun, hingga usia mereka saat ini. Ada yang berusia 5 tahun, ada juga yang baru merayakan usia 6 tahu…


