AES03_Mau teh atau kopi?

Awalan untuk membuka sebuah obrolan. Pertanyaan sederhana tapi bisa berdampak banyak. Bila mendapatkan esensinya, kita bisa mengambil makna bahwa kalimat tersebut adalah cara untuk membuka pintu komunikasi dengan lebih dalam. Misalnya memilih teh, pertanyaan selanjutnya adalah teh manis atau teh tawar. Atau misalnya memilih kopi, “kopi hitam atau pakai susu?”. Sangat bermakna, namun kita kerap luput untuk memaknainya. Bagi saya, pertanyaan seperti itu merupakan hal yang penting untuk memulai koneksi dan relasi dengan orang lain. Tentu tidak akan selalu sama, namun bila kita memahami esensi dan energinya akan memancarkan rasa yang sama. Sehingga memperkuat ikatan yang akan dibentuk. Bukan untuk mencari muka, namun sebagai jalan silaturahmi sebagai umat manusia.
Tak sulit rasanya untuk menyapa saudara dan rekan yang berpapasan dengan kita. Karena dari situlah kita akan mendapatkan nilai yang mungkin tidak dapat terbayarkan dalam bentuk materi. Dampak yang akan berkesinambungan dan berkelanjutan, bila kita dapat menjaga energi dan komunikasi yang nyata dalam berkehidupan. Teringat budaya orang Sunda saat mengajak untuk bercengkrama, “Mangga atuh, ngopi heula?”. Bukan sekedar mengajak minum kopi atau memakan cemilan, namun bermakna “Mari berbincang. Mari bersilaturahmi. Mari saling peduli.” Hal tersebut yang saya dapatkan dari ungkapan-ungkapan tersebut.
Yuk, mari adakan lagi Ngopi Jumat Smipa!
Komentar (1)
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:
AES 18 Berbagi dalam Ruang Belajar
Sudah cukup lama saya tidak menulis di ruang ini.Hari ini, tiba-tiba muncul dorongan untuk kembali berbagi. Hampir dua tahun sejak saya “graduate” dari rumah belajar, saya menjalani perjalanan yang penuh tantangan. Syukur, perjalanan itu justru membuka banyak kesempatan untuk bertemu dengan ruang-r…
AES17 _ Hening sebagai bagian dari menjadi Insan Manusia (Human Being)
(Hanya berbagi refleksi diri...) Proses yang terus akan terjadi pada manusia yaitu menjadi insan manusia. Kalimat tersebut masih terus terngiang dalam pikiran dan hati. Saya selalu meyakini setiap benda (hidup, mati, nyata, gaib) yang ada di semesta ini memiliki spirit atau energi. Energi ini tak t…
AES 16 Manusia dan Nurani (Opini diri)
Terbuka… Berani mengungkap… Mau mendengar… Manusia adalah makhluk sosial.. Membutuhkan orang lain untuk dapat hidup.. Sehingga mengutamakan berbagai cara untuk dapat selamat meski kadang mengorbankan manusia lainnya.. Hukum rimba … mungkin istilah itu masih ada dalam kehidupan manusia.. Yang kuat..…

