AtomicEssay

AES047 Kebiasaan Makan

Sanyapenulis arsip3

Terbiasa sat set serba cepat dan terburu-buru dikejar waktu rupanya memengaruhi kebiasaan makan. Makan di mobil sambil menunggu lampu merah, makan sambil mengerjakan peer, makan sambil main hp, makan sambil nonton. Siapa sih yang tidak begini? Makan hanya sebagai aktivitas memasukkan makanan ke mulut, supaya perut tidak kosong. Kebiasaan makan seperti ini rupanya menular. Melihat orang disekitarnya begini anak mengikuti. Orang tuanya boleh tapi anaknya dilarang mengikuti. Curang ya

Pelan-pelan kebiasaan buruk ini aku coba tinggalkan. Aku tahu kalau aku masih begitu akan jadi boomerang dia pasti akan berbalik menyerang. Setelah lama ku tinggalkan barulah aku berani bertanya.

“Sei kenapa makannya lama? Ga doyan ya?”

“Suka kok tapi aku males”

“Kenapa males makan?”

“Nguragin waktu aku main” dia memang menjawab sambil bermain. Dia ke meja makan, menyuap makanan lalu kembali ke area mainnya.

Ya sudah kubiarkan dia dulu nanti selesai makan baru kuceramahi. Siap-siap kau haha..

Selesai makan kupanggil dia untuk berdiskusi, dia tahu pasti akan diceramahi jadi dia memasang wajah bersalah. Dengan emosi netral lalu ku mulai diskusinya.

“Sei tau ngga kita makan buat apa?”

“Biar kenyang”

Anak-anak mana tahu konsep mindful eating. Harus dijelaskan dengan bahasa bayi.

Berdiskusi mengenai makanan sebagai anugerah, rejeki dari Tuhan yang kita nikmati. Rejeki tidak melulu soal uang, makanan yang dihidangkan diatas meja ini juga merupakan rejeki yang harus disyukuri. Doyan atau kurang tetap harus dimakan karena ini yang jadi rejeki kita hari ini. Makanlah dengan hati gembira dan berucap syukur, dengan begitu makanan yang kita makan akan membuat badan kita sehat dan otak kita menjadi semakin pintar, badan juga menjadi tinggi, pertumbuhan jadi optimal.

Setelah berdiskusi kebiasaan makan Sei berangsur membaik, makannya lahap, menikmati rasa makanan, ikut membantu proses menyiapkan makanan, dia juga menantikan jam makan. Kejadian ini mungkin sekitar tahun lalu, walau sesekali masih lupa karena kesenangan bermainnya tinggi tetapi memang sudah tugasku mengingatkan seperti marketing yang gigih prospek terus sampai jadi hahaha.

Setelah makan dia akan bilang “Terima kasih makanannya enak!”

Terharu.

 

Komentar (2)

Andy Sutioso

Maaf baru komen. Ini juga tulisan yang ringan dibaca tapi sangat berbobot. Makasih banyak sharingnya

mmatheusaribowo

Langsung membayangkan Seira saat istirahat, makan.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES130 Melepas Kepergian

Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, hari kemping di sekolah. Anak kecil itu nampak bersemangat sekaligus gugup, dalam perjalanan ke sekolah dia tampak sedang mengingat-ingat apa saja perbekalan yang sudah disiapkan apakah ada yang tertinggal atau sudah lengkap. Alisnya menekuk, matanya melihat ke…

Sanya21
AtomicEssay

AES079 Melihat dari Belakang

Siang tadi anak cerewet berkepang dua dengan kaca mata bulat itu datang tanpa mengetuk kamar, lari dan melompat ke atas kasur, mendarat seperti papan seluncur sambil berteriak "Ibuuuuuuu!" setelah sekolah energinya masih penuh. Ngantukku langsung lenyap seketika. Belum selesai atraksinya dia bergul…

Sanya20
AtomicEssay

AES075 Memandang Lekat

Pagi ini terasa sedikit dingin tidak ada cahaya matahari yang mengintip dari celah gorden. Pagi ini mendung tapi aku tahu hari sudah mulai pagi. Kamar yang gelap mulai terang menampakkan wajah-wajah para penghuninya. Tidak ada alarm yang terpasang saat akhir pekan namun alarm tubuhku yang membangun…

Sanya21