AtomicEssay

AES047 Pengen Nulis Aja

Rizalk47penulis arsip2

Aku harus membangun kembali, kebiasaan aku menulis, karena aku pikir, dengan mengasah bagaiamana caraku menulis, maka akan mempertajam sensifitasku--khususnya dalam hal tulisan, merangkai kata-kata menjadi kalimat. Dan aku menurutku, untuk terus bertumbuh di semi palar, harus bisa 'memaksakan' diri untuk menulis. Aku mesti tegas pada diri sendiri, dan mulai merubah keterpaksaan itu menjadi sesuatu kebiasaan, atau bahkan sudah menjadi bagian dari hidupku. Sesuai judul dari tulisan ini, aku hanya ingin nulis aja, menulis apa yang aku alami belakangan hari ini khususnya. 

Beberapa hari kebelakang, aku mulai membersamai kakak-kakak dalam membuat rapotan siswa, dan sungguh pengalaman yang sangat berharga sekali bagiku. Tidak secara langsung, aku belajar bagaimana caranya membuat rapotan, bukan sekedar urusan teknis saja, tapi kita, sebagai kakak mesti mempunyai strategi yang ideal untuk menulis rapotan yang enak untuk dibaca. Aku kebetulan diberikan tugas untuk print, lembaran-lembaran narasi serta pengamatan dari siswa selama satu semester ini. Pembelajaran itu terasa sekali, walau hanya bertugas untuk mencetak rapotan menjadi berkas fisik, tetapi aku sesekali membaca rapot dari satu-satu siswa. Selama membaca aku jadi mengerti struktur kebahasaan yang harus dipersembahkan kepada orangtua, selain struktur kebahasaan, dan kalimat-kalimat yang ciamik, hasil pengamatan dari kakak-kakak pun sunggu mendetail, apabila aku menjadi orang tua, maka aku akan sangat takjub, mengetahui buah hatiku, diperhatikan sebegitu detailnya.

Bentuk narasi yang berasaskan amatan selama satu semester terangkai melalui lima aspek yang tersaji. Dari lima aspek itu memiliki karakteristik yang berbeda-beda (dalam bentuk tulisannya). Rapot di Smipa, seperti halnya karya yang tercurahkan, suatu bentuk naratif deskriptif--sudut pandang orang ketiga, dan siswa adalah pemeran utamanya, semua siswa di smipa adalah pemeran utama, bagi orang di sekitarnya, bagi hidupnya, dan bagi dirinya sendiri. Dan aku sangat senang sekali, bisa merasakan proses yang sangat intens, dan mengetahui bagaimana daya juang kakak-kakak dalam menyelesaikan rapot sesuai waktu yang sudah ditentukan. Aku jadi ingin belajar, terus belajar dan bisa memiliki kesempatan untuk menulis rapot, membuat karya di penghujung semester, karya yang inspirasinya dari orang-orang hebat (siswa smipa).

Dan di hari ini adalah penutupan rapotan atau penutupan semester, aku tidak tau pasti, yang jelas pagi hari tadi, rapot siap untuk dibagikan, dan aku berkesempatan untuk menyambut para orangtua dari kawanan Tor-tor, gugup sudah pasti, namun syukur bisa terlewati, dan aku pun memberikan beberapa kesan, setelah kakak kelas, dan KJ yang telah menyampaikan kesan-kesan mereka sebelumnya. Para orang tua menyambut kesanku dengan penuh kehangatan. Dan kami pun berfoto bersama. 

Akhir Kata

Setelah melaksanakan ibadah shalat Jum'at, aku pun merapat ke Longpus, dimana kakak-kakak telah berkumpul, dan bersiap untuk menutup Semester 2 TP20. Disana aku memberi kesan kembali, mengucapkan beberapa kalimat, dan berterima kasih, atas hidangan yang telah disajikan tempo hari kemarin. Setelah berkumpul, dan masing-masing dari kakak menyampaikan kesannya, kami pun berdo'a, berharap kelancaran dan mensyukuri semua rangkaian kegiatan yang telah dilakukan. Dan kami berfoto di parkiran, disana aku sangat senang sekali, cuaca nampak cerah, masing-masing dari kakak--setelah berfoto langsung bersalaman, sebagian ada yang berpelukan, aku terdiam, melihat langit kembali, begitu cerah, sungguh hangat sekali, what a perfect days.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AtomicEssay

AES 052 Last Dance

Judulnya memang terdengar sangat sinematik ya, hahaha. Tapi entah kenapa judul itu tiba-tiba terlintas di kepalaku. Tahu tidak kapan aku memikirkannya? Saat bermain bebentengan bersama Teman Tuma dan orang tua mereka. Aura perpisahan sebenarnya tidak terlalu terasa. Namun entah kenapa, saat aku mel…

Rizalk4711
AtomicEssay

AES 051 Barangkali Memang Harus Seperti itu

Tidak terasa sudah hampir satu tahun Kak Rizal membersamai Teman Tuma. Segala bentuk rasa menemani isi hati Kak Rizal selama satu tahun belakangan ini. Kak Rizal jadi semakin tahu bagaimana menjadi manusia seutuhnya, meskipun sampai kapan pun rasanya manusia tidak akan pernah benar-benar genap. Sel…

Rizalk4770
AtomicEssay

AES050 Menjadi Petugas Upacara

(Gambar diambil dari kamera hapenya Kak Anzel) "Tidak pernah terpikirkan" Itulah kalimat yang pertama kali terlintas ketika aku mengetahui bahwa aku akan menjadi pemimpin upacara. Nampaknya, tanggal 17 Juli 2025 akan menjadi tanggal yang berkesan bagi diriku. Setelah libur panjang, tentu saja kami,…

Rizalk4740