AES048 Menulis itu Men(g)ular
Mega1
Menular atau mengular? Haha... boleh dua-duanya. Menular, itu sudah pasti. Sebenarnya bukan hanya menulis yang menular. Kuperhatikan, semua hal baik akan menular, jika... dilakukan untuk tujuan yang lebih luas dan bersama-sama. Karena, efeknya akan seperti efek domino, sambung-menyambung.
Aku mulai tergelitik untuk lebih sering menulis beberapa waktu ini, setelah rajin memantau AES karena kak Leo menugaskan anak-anak KPB menulis esai di Ririungan. Terkadang kita perlu mendalami pemikiran anak remaja melalui tulisannya. Sikap dan gaya bicara spontan yang menjadi ciri khas manusia pra-dewasa ini kadang tidak mencerminkan diri mereka sesungguhnya. Efek perubahan hormon dan sikap impulsif yang dipengaruhi amigdala, membuat mereka bereaksi sebelum berpikir lebih mendalam, sehingga membaca ungkapan tertulis anak-anak membantu kita memahami mereka lebih utuh. Dari sekadar membaca-baca tulisan anak-anak, ternyata muncul keinginan untuk menulis (lagi). Nah, betul kan, menulis itu bisa menular? Boleh dicoba kalau tidak percaya.
Lalu, apa hubungan antara menulis dan mengular? Menurut KBBI, arti mengular adalah memanjang seperti ular. Ya bukan berarti tulisan kita makin lama makin panjang dan makin panjang seperti ular, atau kita menulis sambil berbaris sampai panjang; tapi kegemaran menulis itu bisa memanjang waktunya, frekuensinya, atau jumlahnya. Yang tadinya menulis AES tiga bulan sekali, bisa makin sering dan makin sering. Menjadi satu bulan sekali, satu minggu sekali, dan lama-lama menjadi setiap hari. Bisa juga diartikan, kebiasaan kita menulis menjadi lebih rutin dan kontinu selama satu bulan, tiga bulan, syukur-syukur sampai bertahun-tahun, atau bahkan sepanjang hayat. Biasanya begitu aku mulai menulis (lagi), tiba-tiba muncul letupan-letupan ide tulisan di kepala yang entah dari mana datangnya. Tulisan yang satu berlanjut menjadi tulisan berikutnya dan berikutnya lagi yang mengular.
Jadi, menulis itu menular dan mengular. Menjadi semacam candu untuk membebaskan pikiran.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentar.
Mungkin Kamu Juga Tertarik:

AES005 Oleh-Oleh dari Bincang AES Pertama
Siang tadi diadakan pertemuan AES pertama secara daring. Hari Sabtu, pukul 11 siang. Bukan waktu yang ideal sebenarnya, karena weekend -apalagi jam nanggung begini- biasanya diisi dengan acara keluarga, tapi nyatanya sekitar 20-an penulis berkumpul di ruang maya itu. Ada kakak-kakak Smipa, orang tu…
Mega67
AES 1308 AES, Melatih Kebiasaan Berpikir
Satu hal yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan sesudah bergabung dengan kelompok menulis AES, kita di "paksa" memfokuskan diri untuk memikirkan satu hal, memilih satu dari banyak hal yang mungkin hadir dalam pikiran kita. Kita menjalani proses berpikir setiap hari, sepanjang hari dan merupakan ses…
joefelus34
AES720 Kisah-kisah yang Dibiarkan Menghilang
Masih tentang menulis. Sering sekali perasaan dan pikiran saya muncul tentang betapa sering kita membiarkan percakapan, peristiwa, pengalaman dan banyak hal lainnya lewat dan menguap begitu saja. Hal inilah yang bagi saya juga jadi alasan dan motivasi untuk menulis. Membuat catatan tentang hal-hal…

