Atomicessaysmipa

AES05 Hadiah

yantisuryanii7penulis arsip3

Setiap kali dia melewati toko di ujung jalan sana, pasti senyum manis merekah di pipinya, ditemani matanya yang bersinar kagum memandangi dari balik jendela toko.

Dia seorang gadis kecil pemilik rambut hitam panjang, yang sangat menyukai permen bertangkai dengan warna-warni yang berputar.

Dia juga sangat gemar memandangi toko mungil dengan jendela besar di ujung jalan sana. Toko itu menjual segala keperluan untuk menghias hadiah.

Ada kertas kado berwarna-warni, ada pita dengan banyak ukuran, ada tali-tali berbagai bentuk, ada juga kotak-kotak kecil yang terbuat dari kertas.

Menurutnya toko ini mengagumkan. Setiap kali dia mengintip toko, sambil berbisik pula dalam hatinya "Di hari ulangtahun Ayah, aku akan membungkus kadonya di sini."

 

Langkahnya semakin riang gembira, dia berhasil menyimpan uang jajannya untuk membeli pita dan kertas kado di toko kesukaannya.

Hari ulangtahun Ayah tiba, dia memutuskan masuk ke dalam toko, memilih kertas berwarna biru muda dan pita berwana putih kesukaan ayahnya.

"Saya mau membungkus hadiah ini dengan dengan kertas dan pita ini" Katanya sambil menyodorkan 2 buah permen berwarna-warni pada penjaga toko

"2 Permen ini?" Tanya penjaga toko ragu

"Iya, ini hadiah untuk ayah saya yang berulang tahun," Jawabnya dengan cepat.

"Mengapa kamu membelikan kertas dan pita dari uang yang kamu miliki? bukan ditambahkan untuk membeli hadiah lain?" Kembali tanya penjaga toko sambil memandangi permen itu.

"Hmmmmm, mungkin karena aku menyukai toko ini" Jawabnya sambil melemparkan senyuman.

Penjaga toko bingung, namun melihat mata anak itu yang yakin ingin membungkus hadiahnya. Dia mulai membungkus permen itu sesuai permintaan gadis kecil tadi.

Tak lama menunggu, hadiah sudah terbungkus dengan indah.

"Waaaaaahhh, ini cantik sekali, terima kasih sudah membungkusnya dengan sangat manis. Tahukah kamu, selama kamu membungkus hadiah ini, aku memikirkan perkataanmu. Dan menurutku membungkus 2 permen milikku di toko ini adalah pilihan yang tepat, ayahku pasti akan menyukainya" Sambil mengambil hadiahnya, dia melambaikan kedua tangannya.

 

Sesampainya di rumah, dia berikan hadiah itu pada Ayahnya, kemudian dia bertanya, "Ayah, apakah kau menyukai hadiah yang ku berikan padamu?"

"Tentu Nak, ini hadiah termanis yang pernah ku terima," Jawab Ayah dengan lembut

"Benarkah? Tidakkah kau membutuhkan hal lain yang lebih berguna?" Lanjutnya penasaran

"Permen ini adalah hal yang paling berharga untukmu, kertas kado dan pita ini adalah hal yang paling istimewa bagimu, jika kamu sudah memberi yang terbaik yang kau miliki, apalagi yang kurang dari itu? Jawab Ayah sambil tersenyum manis.

"Kita tak perlu mencari hal-hal di luar diri kita, untuk kita berikan. Kamu sudah memberi sepenuhnya, dan juga menerima dengan seutuhnya. Karena semua yang diberikan dari hati, akan sampai pada hati pula. Yang terpenting lagi, kamu adalah hadiah untuk setiap hariku," Lanjut Ayah sambil memeluk anaknya.

 

"Selamat ulang tahun, Ayah," Ujarnya menutup malam sambil tersenyum manis

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Masuk untuk ikut berkomentar.

Mungkin Kamu Juga Tertarik:

Atomicessaysmipa

AES61 JARIK

Beberapa hari yang lalu saat bersambang ke Dieng, ditengah-tengah cuaca berangin dan sangat dingin. Kami berjalan berkeliling rumah warga, sambil memerhatikan rumah-rumah warga. Terlihat rumah beralas dan dinding kayu sudah tak banyak. Hanya beberapa rumah khas daerah yang masih berdiri tegak. Kata…

yantisuryanii720
Atomicessaysmipa

AES60 Hutan

Setiap kali jalan-jalan ke hutan, saya senang sekali memerhatikan serat-serat tanaman, serat-serat kayu, ataupun pola-pola semesta lain yang super cantik. Masing-masing pola punya ciri tersendiri, seolah serupa tapi tak pernah ada yang sama. Hutan selalu menjadi tempat untuk saya belajar banyak, mu…

yantisuryanii750
Atomicessaysmipa

AES59 Festival Literasi

Saya suka dengan pertemuan-pertemuan. Rasanya selalu menyenangkan, ketidaktahuan kita mengantarkan hal tak terduga penuh kejutan. Festival literasi tahun ini, menjadi festival literasi pertama saya di sekolah. Menyenangkan bisa melihat binar mata setiap anak-anak yang masuk ke dalam dongeng, berger…

yantisuryanii752